Barat Daya Ternate Diguncang Gempa
Ternate, Provinsi Maluku Utara diguncang gempa berkekuatan magnitudo 4,9 SR pada pukul 05:46:38 Wita, Jumat (12/7/2019). Gempa terjadi di kedalaman sekitar 10 kilometer sekitar 109 kilometer barat daya.
Ternate, Provinsi Maluku Utara diguncang gempa berkekuatan magnitudo 4,9 SR pada pukul 05:46:38 Wita, Jumat (12/7/2019). Gempa terjadi di kedalaman sekitar 10 kilometer sekitar 109 kilometer barat daya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga Rabu pukul 08.25 mendeteksi 99 kali gempa susulan setelah gempa utama dengan magnitudo 7,1 di arah barat Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (7/7/2019) malam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 5,0 SR telah mengguncang perairan di Sulawesi Utara.
Sebanyak 87 gempa susulan terjadi di Ternate pascagempa utama magnitudo 7,1 pukul 22:08:39 WIB, Minggu (7/7/2019). Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Winangun, Kota Manado, Edward H Mengko mengatakan data tersebut hingga Selasa (9/7/2019) pukul 08.04 WITA.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan 5,7 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Ternate Maluku Utara pada Selasa dinihari (09/07/2019) pukul 01.52 Wib.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Senin pukul 12.45 WIB telah terjadi sebanyak 47 kali gempa susulan pascagempa bermagnitudo 7,0 yang mengguncang Ternate pada Minggu (7/7/2019).
Sejumlah warga berdomisili di pesisir pantai Ternate, Maluku Utara (Malut) khawatir dan enggan kembali ke rumah pasca-peringatan dini tsunami yang dikeluarkan BMKG telah berakhir, karena masih panik dan merasa khawatir terjadinya tsunami.
Gempa magnitudo 7,0 di Ternate, Maluku Utara diketahui merupakan jenis gempa dangkal. Hal itu disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Gempa berkekuatan 7,0 skala richter mengguncang wilayah Ternate Maluku Utara, Minggu (7/7/2019) malam. Gempa ini dinyatakan berpotensi tsunami.
Masyarakat gurun di Southern California pada Sabtu (6/7/2019) menilai kerusakan dan bersiaga untuk menghadapi gempa susulan yang berpotensi berbahaya setelah gempa bumi besar yang mengguncang bangunan, memecahkan pipa gas dan menyulut kebakaran.