BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bumi M6,5 di Sumenep
Gempa bumi magnitudo 6,5 yang melanda wilayah Sumenep dan Pulau Sapudi, Jawa Timur terjadi akibat adanya aktivitas sesar aktif bawah laut.
Gempa bumi magnitudo 6,5 yang melanda wilayah Sumenep dan Pulau Sapudi, Jawa Timur terjadi akibat adanya aktivitas sesar aktif bawah laut.
Sebanyak empat rumah warga rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,5 yang mengguncang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Rabu (1/10/2025).
Setidaknya 20 orang tewas akibat gempa bumi magnitudo 6,9 yang terjadi di lepas pantai Filipina pada Selasa (30/9/2025).
Gempa susulan sebanyak empat kali ini, terjadi hingga pukul 00.29 WIB, Rabu pagi, dari kejadian awal pada pukul 23.49 WIB pada Selasa (30/9) malam
Laporan dari forum BPBD dan relawan penanggulangan bencana se-Madura di grup WA kami menyebutkan, bahwa teman-teman di kabupaten lain juga merasakan,
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,6 mengguncang wilayah Bantul, Selasa (30/9/2025) malam ini.
Setiap harinya dapur umum menyediakan 1.200 nasi bungkus, yang didistribusikan dua kali dalam sehari, termasuk untuk relawan.
Gempa M 4,5 guncang Tanggamus Lampung, 11 rumah rusak. BPBD sebut tidak ada korban jiwa, masyarakat diminta tetap waspada.
Pakar Teknik Sipil, Struktur Tahan Gempa dari Fakultas Teknik Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat Profesor Fauzan mengingatkan keberadaan dua zona
BMKG mencatat sebanyak 24 gempa bumi susulan terjadi setelah guncangan magnitudo 5,7 yang mengguncang wilayah Banyuwangi dan Situbondo, Jawa Timur.