Myanmar Umumkan Tujuh Hari Berkabung Nasional
Pemerintah Myanmar mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang negara tersebut, Senin (31/3/2025).
Pemerintah Myanmar mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang negara tersebut, Senin (31/3/2025).
Korban meninggal dunia akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar sudah mencapai 2.000 orang hingga Selasa (1/4/2025).
Gempa yang terjadi di Myanmar pada Jumat (28/3/2025) menimbulkan banyak korban jiwa dan kerusakan.
Jurnalis internasional dilarang oleh Junta Militer Myanmar mengakses daerah yang hancur akibat gempa berkekuatan 7,7 skala richter.
Gempa Myanmar menimbulkan banyak korban jiwa dan kerusakan di sejumlah wilayah negara itu.
Korban meninggal dunia akibat gempa dahsyat di Myanmar sudah mencapai 1.644 orang.
Junta Myanmar menyatakan jumlah korban tewas akibat gempa kuat di Myanmar hingga Jumat (29/3/2025) bertambah menjadi 694 orang
Korban meninggal dunia akibat gempa yang melanda Myanmar tercatat sebanyak 694 jiwa dan korban luka sebanyak 1.670 orang.
Pemimpin junta Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, mengajukan permohonan bantuan internasional setelah jumlah korban tewas akibat gempa Myanmar naik.
Gempa 7,6 magnitudo melanda Mandalay, Myanmar. Guncangan gempa juga dirasakan oleh warga Thailand, China, hingga Vietnam.