Produktivitas Padi di Gunungkidul Tahun Ini Masih Fluktuatif
Pemkab Gunungkidul optimstis target produksi padi seberat 290.920,8 ton bisa terpenuhi di 2025. Tapi, dalam beberapa tahun terakhir produksi naik turun.
Pemkab Gunungkidul optimstis target produksi padi seberat 290.920,8 ton bisa terpenuhi di 2025. Tapi, dalam beberapa tahun terakhir produksi naik turun.
Produktivitas panen padi di Gunungkidul di musim tanam pertama mengalami peningkatan. Hal ini disampaikan oleh Bupati Endah Subekti Kuntariningsih saat panen.
Komandan Kodim 0730/GK, Letkol Inf Roni Hermawan mengklaim penyerapan gabah milik petani lokal di Gunungkidul telah melampaui target karena mencapai 108%.
Kebijakan membeli gabah dan beras petani lokal oleh Bulog masih terus berlangsung. Hingga Maret diharapkan sudah ada penyerapan hasil panen sebanyak 6.762 ton.
Pemkab Gunungkidul telah menggulirkan program Aparatur Sipil Negara (ASN) beli beras petani lokal sejak 2021. hingga sekarang ada 14 OPD yang ikut program ini.
Pemerintah Kalurahan Pacarejo, Semanu menyambut baik adanya program pembelian gabah oleh Bulog yang berlangsung sejak akhir Februari karena membantu pemasaran.
Kabar baik bagi petani Gunungkidul yang telah memasuki panen raya padi. Pasalnya, Bulog sejak Februari lalu telah mengintensifkan program penyerapan panen gabah
Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menyalurkan bantuan tanaman buah ke sejumlah sekolah di Kabupaten Gunungkidul sebagai upaya mengenalkan petani milenial.
Petani durian di Gunungkidul mengklaim hasil panen di tahun ini tidak sebaik di 2024. Didugan panen yang kurang baik disebabkan karena terpengaruh cuaca ekstrem
Cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini mulai berdampak di sektor pertanian. Sejumlah petani di Kalurahan Pampang, Paliyan mengeluh karena padi rusak.