Defisit Nasional, Pemerintah Pastikan Impor 3 Juta Ton Beras
Pemerintah sudah memutuskan untuk impor juga di tahun ini (sebanyak) 3 juta ton, di mana 2 juta sedang berproses di Bulog.
Pemerintah sudah memutuskan untuk impor juga di tahun ini (sebanyak) 3 juta ton, di mana 2 juta sedang berproses di Bulog.
Badan Pusat Statistik (BPS) turut memperkirakan bahwa Indonesia akan mengalami defisit beras pada Januari-Februari 2024 dengan total defisit 2,83 juta ton.
Angka impor beras Indonesia pada 2023 meningkat 613,61% dibandingkan 2022, yakni dari 429.210 ton menjadi 3,06 juta ton.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia mencapai 19,11 miliar dolar AS atau turun 2,45 persen dibandingkan November 2023 sebesar 19,59 miliar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah Vietnam untuk mendukung kelancaran impor beras ke Indonesia.
Pemerintah menganggap impor beras pada awal tahun ini masih peerlu dilakukan dengan alasan produksi beras pada Januari-Februari 2024 diperkirakan masih di bawah
Pakar pertanian meminta pemerintah membatalkan rencana impor beras 3 juta ton di tahun ini. Upaya ini untuk menyelamatkan harga gabah kering panen (GKP)
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan Provinsi Jawa Barat mampu memproduksi sebanyak 11 juta ton gabah pada 2024.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali menggenjot Upaya Khusus (Upsus) peningkatan produksi padi dan jagung 2023-2024
Perum Bulog mengaku kesulitan memenuhi stok nasional dari luar negeri lantaran negara-negara di Eropa ikut-ikutan impor beras dengan harga yang lebih tinggi.