HS SILVER: Mengikuti Tren dengan Tetap Menjaga Idenditas
Di era digital saat ini tren bentuk perhiasan ikut berubah. HS Silver pun menyadari harus bisa mengikuti perubahan tren, tetapi tetap menjaga jati diri atau identitas.
Di era digital saat ini tren bentuk perhiasan ikut berubah. HS Silver pun menyadari harus bisa mengikuti perubahan tren, tetapi tetap menjaga jati diri atau identitas.
Berawal dari menjadi reseller tas, Ratnasari Dewi mulai mandiri mengembangkan usaha dengan membuat beragam produk berbahan dasar kulit tetapi sarat kearifan lokal di bawah bendera Rifa. Aneka produk yang dihasilkan pun telah menjangkau pasar luar negeri.nn
Cikal bakal Sweet Sundae Ice Cream sudah dimulai sejak 12 Februari 2008. Awal mula usaha ini didirikan untuk membantu peternak agar lebih sejahtera dan bisa menghasilkan susu yang benar-benar berkualitas.
Presiden Joko Widodo punya strategi menarik: membangun Indonesia dari pinggiran. Strategi ini merupakan antitesis bagi pembangunan yang mengutamakan pusat yang lebih menguntungkan kelas menengah dan atas. Dengan membangun dari pinggir, Jokowi berharap kemakmuran lebih distributif.
Berawal dari mengikuti workshop gratis membuat kain shibori di kelurahan dan memulai mengunggah hasil belajar ke media sosial Facebook, owner Kana Shibori, Tutty Ferianingsih mengembangkan hasil belajar ini bersama seorang rekan, Lusi Susiwinanti di Temanggung, Jawa Tengah.
Kulonprogo memiliki potensi produk yang besar seperti olahan kakao dan gula semut. Potensi inilah yang coba diangkat Cokelat Makaryo dengan membuat cokelat gula semut.
Berawal dari mengembangkan sanggar menggambar anak sejak 1999, Antonius Benny Nugroho, mencoba melebarkan sayap pada bisnis face painting.
Seringkali calon pengantin kebingungan mencari sepatu yang cocok untuk dikenakan di hari pernikahan. Kadang, mereka hanya pasrah dengan pilihan yang disediakan dari perias. Sepatu dari Simply Happy Wedding Shoes yang dikembangkan Zella Hapna Hapsari hadir memberikan pilihan sepatu pengantin custom yang bisa disesuaikan dengan selera masing-masing pengantin.
Berawal dari kegemaran makan cokelat, Meika Hazim bersama suaminya Wednes Aria Yuda mengembangkan bisnis cokelat, dengan merek Cokelat nDalem. Melalui ruang usaha tersebut, pasangan ini tidak hanya memanfaatkan potensi lokal tetapi juga bagaimana caranya bisa berdampak sosial.
Baju batik selama ini kerap diindetikkan dengan kondangan dan orang tua. Namun, sejatinya pakaian batik bisa dikenakan siapa saja baik tua maupun muda. Pesan itu pula yang ingin dikampanyekan Dvia Batik & Lurik milik Idha Tri Astuti.