Polri Minta Maaf Atas Intimidasi Pada Dua Wartawan Peliput Kasus Penembakan Brigadir J
Polri minta maaf atas kejadian intimidasi yang dilakukan anggotanya kepada dua wartawan saat liputan di sekitar TKP 'polisi tembak polisi', rumah Ferdy Sambo.
Polri minta maaf atas kejadian intimidasi yang dilakukan anggotanya kepada dua wartawan saat liputan di sekitar TKP 'polisi tembak polisi', rumah Ferdy Sambo.
Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Pol. Bonaparte Napoleon menyebut insiden di Rumah Dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo adalah perkara yang mudah disimpulkan oleh penyidik biasa.
Politikus PDIP menduga ada sesuatu yang sifatnya sangat pribadi di balik kejadian tewasnya Brigadir J saat baku tembak di rumah Ferdy Sambo.
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo akhirnya muncul ke publik pasca beberapa hari menghilang usai peristiwa tewasnya Brigadir J.
Suara tembakan dari arah rumah Irjen Pol Ferdy Sambo tidak beruntun. Sementara polisi menyatakan sebaliknya.
CCTV di sekitar rumah Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo diganti polisi pada Sabtu (9/7/2022).
Ketua RT kecewa dan kesal dengan sikap yang dilakukan oleh polisi karena tidak meminta izin atau sekedar memberikan info kepada dirinya.
Mahfud MD menyebut kasus penembakan antaranggota Propam di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo banyak kejanggalan.
Hingga kini, sosok Bharada E masih misterius. Sejak kabar tentang insiden polisi tembak polisi yang berujung tewasnya Brigadir J, keberadaan Bharada E hilang bak ditelan bumi.
Kapolri Listyo Sigit telah membentuk untuk mengusut kasus penembakan yang terjadi di rumah Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo dibilangan Jakarta Selatan.