Bantu Korban Gempa, Kerajaan Inggris Memberikan Bantuan Senilai Rp60 Miliar
Bantuan sejumlah total Rp60 miliar (3.000 poundsterling) dikucurkan Kerajaan Inggris untuk membantu korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.
Bantuan sejumlah total Rp60 miliar (3.000 poundsterling) dikucurkan Kerajaan Inggris untuk membantu korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.
Pemkab Sleman melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyerahkan santunan kepada 196 anak yatim piatu di Masjid Agung Sleman, Senin (24/9/2018).
Terdapat total ada 100 orang anak-anak duafa yang masih membutuhkan bantuan. Selain memberikan bantuan berupa dana, buku serta peralatan salat. Diberikan juga layanan kesehatan secara gratis. Pelayanan kesehatan disediakan Rumah Zakat.
Berdasarkan hasil observasi di lapangan, menurut PWM DIY, para korban gempa juga memerlukan dukungan untuk membantu penanganan psikososial.
Penyaluran sejumlah bantuan sosial (bansos) masih terkendala sejumlah hambatan. Beberapa hambatan itu antara lain adalah distribusi yang tidak tepat sasaran, tidak tepat harga, serta tidak tepat jumlah.
Seorang tunawisma yang terindentifikasi bernama Wati melahirkan seorang bayi laki-laki di kolong jalan layang Rawabuaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Saat ini, Wati dan bayinya berada di Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Daya 1 Kedoya, Jalan Puri Kembangan Nomor 100, Kembangan, Jakarta Barat.
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulonprogo memberikan pelayanan Jaminan Kesehatan Khusus (Jamkesus) bagi anak-anak dengan kedisabilitasan (ADK).
Untuk meningkatkan pelayanan korban kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja Cabang Jogja menghibahkan mobil ambulans ke RS Bethesha Jogja, Selasa (28/8).
Sebanyak 15 personel Tagana DIY dikirim untuk aksi kemanusiaan bagi korban gempa bumi di NTB, Rabu (16/8/2018). Selain personel, bantuan logistik senilai Rp484,3 juta turut disertakan.