Pemkab Gunungkidul Akan Salurkan Bansos Corona di Akhir Bulan
Pemerintah (Pemkab) Gunungkidul akan kembali menyalurkan bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19. Total anggaran Rp2,5 miliar akan disalurkan di akhir Maret ini.
Pemerintah (Pemkab) Gunungkidul akan kembali menyalurkan bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19. Total anggaran Rp2,5 miliar akan disalurkan di akhir Maret ini.
Besarnya BTS Rp300.000 per bulan, dan diberikan selama empat bulan berturut-turut, sejak Januari hingga april 2021.
Pemanfaatan digital dinilai dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyaluran bantuan sosial (Bansos) semasa pandemi Covid-19. Digitalisasi bansos dapat membuat penyaluran lebih transparan, menghapus masalah perantara, mencegah kerumunan, dan tepat sasaran.
Pemerintah tidak melanjutkan penyaluran subsidi bantuan upah kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta pada tahun ini. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan alasannya.
Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) menaikkan santunan kematian dari Rp2 juta menjadi Rp3 juta untuk setiap kematian. Kenaikan santunan tersebut dinilai wajar untuk menyesuaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Rencana pencairan bantuan keuangan senilai Rp46,6 miliar untuk 933 pedukuhan di Bantul, pada 2022 tak semulus yang dibayangkan.
Bantuan keuangan Rp50 juta kepada tiap padukuhan terus disosialisasikan. Rencananya bantuan tersebut baru cair di 2022.
Pemerintah menyediakan skema pembiayaan program kredit usaha rakyat kepada alumni peserta program Kartu Prakerja yang terkena PHK.
Penerima bansos PKHditujukan kepada ibu hamil, anak usia dini, keluarga, lansia, disabilitas dan anak sekolah.
Secara nasional, penyaluran dana Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 2 2021 per 19 Februari sudah mencapai 70 persen. Segera cek dtks.kemensos.go.id untuk status penerima manfaat.