Pro Kontra Mengaji Massal di Malioboro, Begini Penjelasan Lengkap Penyelenggara
Mengaji massal atau membaca Al-Qur'an secara flashmob melibatkan ribuan orang di sepanjang jalur pedestrian Malioboro Jogja menimbulkan pro dan kontra di dunia maya.
Mengaji massal atau membaca Al-Qur'an secara flashmob melibatkan ribuan orang di sepanjang jalur pedestrian Malioboro Jogja menimbulkan pro dan kontra di dunia maya.
Balai Pengelolaan Kawasan Sumbu Filosofis (BPKSF) sedang mempersiapkan pengajuan sumbu filosofis ke UNESCO untuk menjadi warisan budaya dunia. Ada sejumlah bangunan cagar budaya yang masuk dalam atribut penanda. Namun ada tiga bangunan cagar budaya yang tidak masuk sebagai atribut sumbu filosofis.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X secara resmi menerbitkan surat edaran (SE) larangan skuter listrik atau lazim disebut otoped listrik dari Tugu, Malioboro, hingga Titik Nol Kilometer.
Jumlah kusir andong di tempat wisata Malioboro, Kota Jogja, berkurang sekitar 100 dalam dua tahun terakhir. Banyak andong yang dijual karena kusir tak kuat menghadapi pandemi yang membuat wisatawan jarang berkunjung.
Kuda penarik andong di Malioboro dimandikan dengan air hangat yang dicampur garam dan serai apabila kehujanan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan menyelesaikan pembuatan aturan teknis pelarangan skuter listrik di Kawasan Malioboro, Jogja.
Dinas Perhubungan DIY memastikan pelarangan beroperasinya skuter listrik atau otoped akan diterbitkan melalui Surat Edaran Gubernur DIY. Pelarangan itu akan diberlakukan mulai dari kawasan Tugu hingga Titik Nol Kilometer atau sepanjang Sumbu Filosofi Kota Jogja.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan bakal mengeluarkan Surat edaran terkait pelarangan beroperasinya skuter listrik atau lazim disebut otoped di kawasan Malioboro. Mengingat sampai saat ini pihak terkait belum melakukan penindakan sehingga otoped masih beroperasi.
Puluhan Pendorong gerobak pedagang kaki lima (PKL) Malioboro menggeruduk kompleks Balai Kota Jogja untuk berdemonstrasi, Senin (28/3/2022).
Sejumlah pendorong gerobak yang tergabung dalam Paguyuban Pendorong Gerobak Malioboro (PPGM) meminta kejelasan soal nasib mereka setelah pedagang kaki lima (PKL) direlokasi. Mereka meminta jaminan pekerjaan karena menganggur setelah PKL Malioboro dipindah ke tempat baru.