Dukung Malioboro Semi Pedestrian, Ngampilan Tata PKL
Kemantren Ngampilan menyosialisasikan pembangunan kawasan pedestrian Malioboro kepada pemilik toko dan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di area Jl. KH. Ahmad Dahlan.
Kemantren Ngampilan menyosialisasikan pembangunan kawasan pedestrian Malioboro kepada pemilik toko dan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di area Jl. KH. Ahmad Dahlan.
Sejak perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan kasus Covid-19 di DIY meningkat, kunjungan ke Malioboro berkurang. Kawasan itu pun sepi.
Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Malioboro mengikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila di sepanjang kawasan tersebut, Selasa (1/6/2021). Para PKL berjejer dari depan hotel Grand Inna Malioboro sampai Istana Gedung Agung.
Dishub Kota Jogja mengaku tidak bisa berbuat banyak soal insiden tarif parkir nuthuk atau memasang tarif diatas ketentuan yang berada di kawasan Jalan Ahmad Dahlan atau dekat dengan titik nol kilometer. Beberapa waktu lalu, pengendara mobil yang parkir di kawasan itu dimintai tarif senilai Rp20.000 oleh oknum juru parkir (jukir) ilegal.
Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja menilai persoalan nuthuk harga yang terjadi di kawasan Malioboro merupakan penyakit tahunan.
Forum Komunikasi dan Koordinasi Perwakilan (FKKP) wadah paguyuban pedagang di Jalan Perwakikan buka suara soal salah satu pedagang yang diduga nuthuk harga di sekitar lokasi itu. FKKP menyebut bahwa pedagang yang nuthuk tersebut merupakan pedagang baru yang berjualan di lokasi itu.
Pihak Kemantren mengerahkan segala upaya untuk memburu pedagang yang diduga nuthuk atau memasang harga terlalu tinggi di kawasan Jalan Perwakilan. Kejadian ini sempat menyita perhatian di sosial media dan terus berulang saat adanya libur panjang.
Jagad sosial media dihebohkan dengan kritik wisatawan luar soal tingginya harga makanan di Malioboro. Dalam video singkat yang tersebar di media sosial, seorang wisatawan mengaku kesal dengan harga makanan di kawasan Malioboro yang dinilai selangit.
Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro meminta Pemda DIY mengkaji secara optimal rencana relokasi sejumlah PKL ke lahan gedung eks Bioskop Indra. Kebijakan itu diambil setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan Peninjauan Kembali (PK).
Sejumlah pedagang di kawasan Malioboro mengalami penurunan omzet akibat sepinya wisatawan selama libur Lebaran 2021.