Takut Dibunuh Rusia, Pemimpin Wagner Group Memilih Bersembunyi
Pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin, masih sembunyi di Belarusia setelah melalukan pemberontakan.
Pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin, masih sembunyi di Belarusia setelah melalukan pemberontakan.
Presiden Rusia Vladimir Putin menerima kitab suci Alquran sebagai hadiah dalam kunjungannya ke Masjid Juma di Derbent Dagestan di Kaukasus Utara.
Pemimpin tentara bayaran Rusia Wagner, Yevgeny Prigozhin, terbang ke pengasingan di Belarusia di bawah kesepakatan mengakhiri pemberontakan.
Dewan kota Kramatorsk mengatakan rudal pertama menghantam sebuah restoran di kota ini dan menyebabkan empat orang tewas, termasuk seorang anak.
Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato untuk pertama kalinya pasca-pemberontakan Wagner pada pekan lalu.
Wagner pada Jumat (23/6/2023) menuding pasukan Rusia telah menyerang para petempurnya, dan mendorong kelompok paramiliter itu untuk pergi dari Ukraina
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev menekankan pemberontak Wagner ingin mengambil alih kekuasaan.
Eskalasi ketegangan antara tentara bayaran Wagner dengan militer Rusia meningkat dalam sepekan terakhir dan berujung pemberontakan bersenjata.
Yevgeny Viktorovich Prigozhin merupakan pimpinan Milisi Wagner yang digunakan Rusia di garis depan perang menghadapi Ukraina.
Ancaman militer dari milisi Wagner yang membelot merupakan peristiwa pertama selama Presiden Vladimir Putin berkuasa 23 tahun.