Ngeri! Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Kinzhal ke Ukraina
Rusia meluncurkan rudal hipersonik Kinzhal terbarunya untuk menghancurkan gudang atau penyimpanan persenjataan di bagian barat Ukraina.
Rusia meluncurkan rudal hipersonik Kinzhal terbarunya untuk menghancurkan gudang atau penyimpanan persenjataan di bagian barat Ukraina.
Data pihak Ukraina menunjukkan jumlah personel Angkatan Bersenjata Rusia yang tewas sekitar 14.000.
Vladimir Putin berikan lampu hijau untuk 16 ribu relawan perang dari Timur Tengah untuk melawan tentara Ukraina.
Dewan Keamanan PBB dijadwalkan menggelar sidang atas permintaan Rusia guna membahas dugaan penelitian militer biologis Amerika Serikat (AS) di Ukraina.
Memasuki dua pekan invasi Rusia ke Uktaina, dukungan para politisi terkemuka negara Barat mulai beralih ke Presiden Vladimir Putin termasuk dari Kanada.
Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid meminta Pemerintah Indonesia untuk mewaspadai dampak geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi akibat perang Rusia-Ukraina.
Berikut updatesituasi militer Perang Rusia Vs Ukraina hari Ke-13. Pasukan Rusia siap lakukan gencatan senjata.
Hal ini terjadi setelah Amerika Serikat mendorong sekutu Eropanya memboikot impor minyak asal Rusia akibat invasinya ke Ukraina.
Menyerang penduduk sipil dalam satu invasi merupakan pelanggaran tatanan hukum internasional. Namun, tidak mudah untuk membuktikan pelanggaran hukum tersebut dalam suasana perang, karena banyak dalih yang bisa digunakan untuk menghindar dari tuduhan itu.
Presiden Ukraina Volodymr Zelensky bersumpah untuk membalas pasukan Rusia yang melakukan kekejaman terhadap warga sipil selama invasi ke Ukraina.