Cek Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Per 15 Agustus 2020
Harga emas cetakan Antam ukuran terkecil 0,5 gram naik Rp6.000 ke level Rp564.000 dari posisi Jumat (14/8/2020). Sementara itu, cetakan UBS juga naik Rp6.000 menjadi Rp559.000.
Harga emas cetakan Antam ukuran terkecil 0,5 gram naik Rp6.000 ke level Rp564.000 dari posisi Jumat (14/8/2020). Sementara itu, cetakan UBS juga naik Rp6.000 menjadi Rp559.000.
Presiden Keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan pandangan terkait kebijakan penanganan resesi ekonomi.
Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir mengatakan pemerintah berupaya keras melewati badai pandemi dengan menangani sisi kesehatan dan perekonomian secara bersamaan.
Pandemi Covid-19 berdampak pada sektor ekonomi yang memicu resesi. Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid, mengingatkan, budaya hidup gotong-royong yang dimiliki bangsa Indonesia mampu mengatasi ancaman resesi seiring pandemi Covid-19.
Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional, Budi Gunadi Sadikin mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat untuk berbelanja di tengah pandemi Covid-19.
Istilah resesi semakin populer setelah Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2020 yang mengalami kontraksi hingga -5,32%. Banyak pihak yang mengira ekonomi Indonesia pada kuartal kedua tersebut telah mengalami resesi.
Resesi dianggap sebagai kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19 di seluruh dunia. Pemerintah diminta memprioritaskan perbaikan konsumsi rumah tangga sebagai salah satu pengaman atasresesi ekonomi.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menampik penilaian bahwa kondisi perekonomian Indonesia tengah mengalami resesi secara teknis.
Berdasarkan data dari laman resmi Pegadaian, harga emas cetakan Antam dan UBS ukuran paling kecil yakni 0,5 gram berada di level Rp557.000 dan Rp548.000, sama dengan harga hari sebelumnya, Minggu (2/8/2020)
Sebagai negara yang ditopang oleh kekuatan sektor perbankan, credit crunch akan berdampak buruk terhadap pemulihan ekonomi.