UMKM Sleman Serap 366 Ribu Pekerja, Depok Jadi Penyumbang Terbesar
UMKM di Sleman menyerap 366.378 tenaga kerja hingga Mei 2026. Kapanewon Depok menjadi wilayah dengan jumlah pekerja dan unit usaha terbanyak, didukung aktivitas
UMKM di Sleman menyerap 366.378 tenaga kerja hingga Mei 2026. Kapanewon Depok menjadi wilayah dengan jumlah pekerja dan unit usaha terbanyak, didukung aktivitas
DPRD Sleman menyoroti akses IGD dalam desain gedung baru RSUD Sleman senilai Rp125,26 miliar. Kemudahan akses dinilai penting untuk mempercepat penanganan pasie
Kadin Sleman menilai tantangan UMKM semakin kompleks. Pelaku usaha didorong memperkuat inovasi, digitalisasi, legalitas, dan tata kelola untuk meningkatkan daya
DPRD Sleman meminta penanganan 4.278 anak tidak sekolah dievaluasi setiap tiga bulan. Pemkab didorong memastikan ATS kembali mengakses pendidikan, bukan sekadar
Pemkab Sleman memastikan anggaran penanggulangan kemiskinan tetap menjadi prioritas meski transfer ke daerah turun. Program bantuan masyarakat tetap berjalan.
Dinkop-UKM Sleman bersama BRIN mengkaji dampak pembangunan jalan tol terhadap pelaku UMKM. Kajian menyoroti peluang ekonomi hingga potensi perubahan sosial ekon
Omzet UMKM di Kabupaten Sleman mencapai Rp3,39 triliun. Lebih dari separuh omzet terkonsentrasi di lima kapanewon, dengan Ngaglik menjadi penyumbang terbesar.
Pemkab Sleman mencatat lima jabatan lurah masih kosong. Pengisian akan dilakukan melalui pemilihan lurah antarwaktu sesuai Perbup Nomor 27 Tahun 2026.
Pemkab Sleman membentuk KOPI TB untuk memperkuat kolaborasi menuju eliminasi Tuberkulosis pada 2030 setelah sukses eliminasi malaria.
Selomartani mulai mengembangkan pertanian cerdas berbasis IoT melalui CSR AAMAI 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas petani.