300.000 Ton Beras Impor dari Thailand dan Pakistan Masuk Indonesia Maret Ini
tambahan impor beras 300.000 ton dari Thailand dan Pakistan itu merupakan bagian dari kuota impor 2 juta ton yang ditetapkan pemerintah pada awal tahun ini.
tambahan impor beras 300.000 ton dari Thailand dan Pakistan itu merupakan bagian dari kuota impor 2 juta ton yang ditetapkan pemerintah pada awal tahun ini.
Ikappi mengingatkan adanya risiko besar apabila pemerintah hanya fokus pada bantuan pangan, alih-alih mengguyur beras ke pasaran.
Indonesia diperkirakan mengalami defisit daging sapi hingga 453.000 ton pada tahun ini.
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menjajaki kerja sama dengan Thailand dalam bidang ketenagakerjaan.
Perum Bulog membantah penyaluran bantuan sosial (bansos) beras yang masif menjadi biang kerok beras langka di gerai ritel modern.
Pemerintah angkat bicara soal pembatasan pembelian beras di gerai ritel modern seperti Alfamart hingga Indomaret hingga maksimal 10 kg.
Penyebab harga beras tak kunjung turun diduga karena pasar beras dikuasai segelintir perusahaan besar.
Kalangan pengusaha menilai aturan pajak hiburan 40%-75% berisiko menghambat investasi dan kontraproduktif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata.
Perum Bulog menargetkan 600.000 ton beras impor akan tiba di Indonesia akhir Maret 2024.
Anggaran bansos yang terus melonjak di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak serta-merta menurunkan angka kemiskinan secara signifikan.