Pertumbuhan Ekonomi RI Masih dalam Tahap Perbaikan yang Lemah
Hingga Juni 2018, BI melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia masih dalam fase perbaikan yang lemah dilihat dari pertumbuhan konsumsi yang berada di bawah 5%.
Hingga Juni 2018, BI melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia masih dalam fase perbaikan yang lemah dilihat dari pertumbuhan konsumsi yang berada di bawah 5%.
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI), Jumat (29/6), memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25%. Kenaikan diputuskan guna menjaga daya saing pasar keuangan.
Bank Indonesia telah memutuskan untuk mencabut dan menarik uang pecahan Rp100.000 dan Rp50.000 tahun emisi 1999 serta Rp20.000 dan Rp10.000 tahun emisi 1998.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ancaman untuk tarif impor mobil Eropa dan menambah panas situasi perang dagang.
Perang dagang kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump kembali mengancam untuk mengenakan tarif impor sebesar 20% untuk semua mobil buatan Eropa.
Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat delapan poin atau 0,06% ke level Rp14.094 per dolar AS pada Jumat (22/6), pukul 12:34 WIB. Bank Indonesia menilai situasi ini menunjukkan keseimbangan baru, kendati levelnya masih overshoot.
Merespons kebijakan bank sentral AS dan Eropa, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan tetap akan menempuh kebijakan lanjutan berupa kenaikan suku bunga yang disertai dengan relaksasi kebijakan loan-to-value (LTV) untuk mendorong sektor perumahan.
Menko Maritim Luhut B Panjaitan juga memantau Piala Dunia 2018.
Pemerintah akhirnya mengodok skema hunian layak yang terjangkau bagi aparatur sipil negara (ASN) dan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada Selasa (5/6/2018).
Rapat Dewan Gubernur (RDG) tambahan Bank Indonesia (BI) pada 30 Mei 2018 memutuskan untuk menaikkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poins (bps) menjadi 4,75%.