Indonesia Siap Ekspor APD, Kapasitas Produksi Capai 17 Juta Unit
Dalam kondisi pandemi, Indonesia memproduksi 7 juta APD per tahun dari kapasitas normal yang mencapai 17 juta per tahun.Selain APD, Indonesia juga dapat melakukan ekspor ventilator.
Dalam kondisi pandemi, Indonesia memproduksi 7 juta APD per tahun dari kapasitas normal yang mencapai 17 juta per tahun.Selain APD, Indonesia juga dapat melakukan ekspor ventilator.
Perekonomian Indonesia pada kuartal II/2020 akan mengalami pertumbuhan negatif sebagai dampak dari wabah virus Corona penyebab Covid-19. Hal tersebut disampaikan olehMenteri Koordinator Bidang Ekonomi Airlangga Hartarto.
Aspek kesehatan, sosial, dan perekonomian tidak dipisahkan sehingga upaya menghadapi pandemi perlu memakai jalan tengah.
Masyarakat miskin, rentan miskin, dan pekerja sektor informal merupakan kelompok yang paling terpukul akibat pandemi Corona (Covid-19).
Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan tiga kriteria tersebut, yaitu syarat sistem epidemiologi, sistem kesehatan, dan surveilans.
Beberapa hari lalu, masyarakat mendapat infografis berjudul Pemulihan Ekonomi akan Dilakukan Indonesia secara Bertahapyang menggambarkan fase-fase pembukaan kegiatan bisnis dan industri yang dimulai pada 1 Juni hingga Juli 2020.
Sebanyak 1,2 juta pekerja, baik di sektor formal dan informal, mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai dampak pandemi Corona (Covid-19) di Indonesia.
Seiring dengan pemulihan China dari Covid-19, impor Indonesia kembali dibanjiri oleh barang dari negeri panda tersebut.
Bantuan untuk penanganan virus Corona terus mengalir dari warga di Tanah Air. Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meminta semua elemen masyarakat agar saling gotong-royong untuk membantu warga yang terdampak virus Corona (Covid-19).
Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan Pemerintah setidaknya telah melakukan pemeriksaan hampir 20.000 sampel dari 40 labolatorium di seluruh Indonesia dalam rangka mengatasi wabah virus Corona (Covid-19) hingga Sabtu (11/4/2020) siang.