Hari Ini Tol Sragen—Ngawi Diresmikan, 10 Ruas Segera Menyusul
Presiden Joko Widodo akan meresmikan jalan tol SragenNgawi sepanjang 51 kilometer yang menjadi bagian dari ruas tol SoloNgawi rencananya pada hari ini, Rabu, 28 November 2018.
Presiden Joko Widodo akan meresmikan jalan tol SragenNgawi sepanjang 51 kilometer yang menjadi bagian dari ruas tol SoloNgawi rencananya pada hari ini, Rabu, 28 November 2018.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat secara bertahap membangun jaringan pipa transmisi air baku di di Distrik Jagebob, Tanah Miring dan Semangga, Kota Merauke.
Monumen Kapsul Waktu di Merauke, Papua, yang menyimpan Impian Indonesia 20152085, telah rampung dibangun. Rencananya, Presiden Joko Widodo akan meresmikan monumen seluas 2,5 hektare tersebut pada Jumat (16/11/2018).
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengkaji lagi prioritas Tol Jogja-Bawen menyusul dihapusnya proyek tersebut dari Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Jawa Tengah.
Sebanyak 13 ruas tol dengan total panjang 473,90 kilometer ditargetkan siap dioperasikan sepanjang OktoberDesember tahun ini.
Setelah kembali ke negaranya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Korea Utara bukan lagi menjadi ancaman untuk persoalan nuklir.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan pembangunan Jalan Trans Maluku di Pulau Seram sudah mencapai 640 kilometer atau 70% dari target total panjang 914 kilometer.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan kesiapan jalan nasional dan jalan tol lebih baik pada tahun lalu dan siap untuk dilalui pemudik secara operasional maupun fungsional. Namun, pemudik diimbau untuk tetap berhati-hati dan bijak dalam memilih jalur mudik. Pasalnya, kelancaran pada saat mudik Lebaran tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana jalan, namun juga pengaturan lalu lintas dan perilaku pengendara sendiri.
Sepanjang 2015-2017, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun sebanyak 17.491 rumah khusus untuk daerah-daerah perbatasan, guru, tenaga medis, daerah tertinggal, pulau terluar, masyarakat nelayan dan pemuka agama.
Untuk mengatasi banjir di hilir sungai Bengawan Solo, harus ada upaya nyata yang dilakukan. Oleh karena itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat meningkatkan kapasitas Sudetan Plangwot-Sedayu Lawas untuk mengatasinya.