Utang AP I Rp28 Triliun Bisa Memburuk Kalau...
Utang PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I sebesar Rp28 triliun berpotensi memburuk apabila tak segera menempuh langkah restrukturisasi.
Utang PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I sebesar Rp28 triliun berpotensi memburuk apabila tak segera menempuh langkah restrukturisasi.
Maskapai penerbangan memiliki utang hingga Rp370 miliar kepada PT Angkasa Pura I (persero) atau AP I.
Utang Angkasa Pura (AP) I dikarenakan sebelum pandemi Covid-19, perseroan tengah disibukkan membangun 10 bandara untuk menyelesaikan masalah kekurangan kapasitas.
Anak-anak dapat melakukan perjalanan naik pesawat, tetapi dengan syarat PCR yang berlaku 3x24 jam atau antigen 1x24 jam untuk perjalanan darat atau laut.
Bandara Tebelian dengan investasi Rp580 miliar siap untuk diresmikan Presiden Joko Widodo hari ini.
Meski mencatatkan pertumbuhan rata-rata penumpang harian dibandingkan September lalu, peningkatan tersebut masih belum dapat menyamai kinerja harian sebelum penerapan PPKM Darurat.
Pengelola Bandara YIA bakal mengurangi pegawai usai sepi penumpang, terutama terhadap pegawai outsourcing yang telah berakhir masa kontraknya.
Bandara YIA tak mampu capai target 10 juta penumpang per tahun kendati telah sedot investasi Rp12 triliun.
Bandara YIA perlu segera berbenah agar tidak senasib dengan Bandara Kertajati yang sepi penumpang.
Kementerian Perhubungan menyatakan belum ada dampak terhadap operasional penerbangan pada bandara-bandara yang berada di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali.