Jokowi Apresiasi Kepala Daerah yang Mampu Tekan Kasus Covid-19
Presiden Jokowi mengapresiasi kepala daerah yang dianggap berhasil mengendalikan kasus penyebaran Covid-19 di wilayahnya.
Presiden Jokowi mengapresiasi kepala daerah yang dianggap berhasil mengendalikan kasus penyebaran Covid-19 di wilayahnya.
Presiden Jokowi melakukan pelantikan anggota Dewan Pimpinan Pusat dan Dewan Pertimbangan Pusat LVRI dengan menerapkan protokol kesehatan.
Presiden Jokowi meminta adanya ketegasan penegakan hukum terkait kebakaran hutan dan lahan.
Ada beberapa sektor yang harus menjadi perhatian para deputi KSP agar penangan Covid-19 dapat optimal seperti sektor kesehatan terkait ketersediaan obat, perluasan testing dan tracing.
Masyarakat tidak perlu khawatir atau takut untuk menjalani pemeriksaan cepat atau rapid test. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengungkapkan hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.
Anggaran untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 akan ditambah senilai Rp5,1 triliun untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi penyelenggara pemilu dan pemegang hak suara. Penambahan tersebut telah disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri.
Pemerintah mengizinkan desa memberikan bantuan untuk warga miskin dari dana desa. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan perbankan menjadi salah satu hambatan dalam upaya percepatan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dana desa.
Peneliti dari Drone Emprit, Ismail Fahmi, menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan paling sering diperbincangkan dan mendapat serangan di media sosial (medsos) dibandingkan dengan gubernur lainnya.
Komika Bintang Emon diserang buzzer setelah menyindir pengadilan terhadap penyerang Novel Baswedan. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menyatakan penyerangan Bintang Emon di dunia maya oleh para buzzer tidak ada kaitannya dengan pemerintah.
Di masa pandemi Covid-19, setiap orang perlu meningkatkan kesehatan masing-masing untuk bertahan dari serangan virus tersebut. Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan imbauan untuk menjaga keseimbangan gizi di tengah pandemi Covid-19, salah satunya adalah mengonsumsi makanan yang kaya vitamin dan mineral.