Sekolah Inklusi di Jogja Belum Pro Anak Berkebutuhan Khusus
[caption id="attachment_424544" align="alignleft" width="370"] JIBI/Harian Jogja/DokumenIlustrasi[/caption]
[caption id="attachment_424544" align="alignleft" width="370"] JIBI/Harian Jogja/DokumenIlustrasi[/caption]
[caption id="attachment_424284" align="alignleft" width="370"] JIBI/Harian Jogja/Mediani Dyah NataliaBayi berkepala dua di RSUP Dr Sardjito Jogja.[/caption]
[caption id="attachment_424284" align="alignleft" width="370"] JIBI/Harian Jogja/Mediani Dyah NataliaBayi berkepala dua di RSUP Dr Sardjito Jogja.[/caption]
Harian Jogja.com, JOGJA - Rekening 6 SD di DIY dibekukan, karena terlambat memberikan laporan penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
[caption id="attachment_423861" align="alignleft" width="346"] JIBI/Harian Jogja/ISTIMEWALogo SBMPTN[/caption]
Harianjogja.com, SLEMAN – Bayi berkepala dua yang dirawat di RSUP Dr Sardjito kondisinya belum stabil. Ketua tim dokter, Ekawaty Lutfia menyampaikan kondisi bayi satu dan dua masih menetap buruk. Keduanya masih memiliki gangguan pernapasan. Pihak medis berusaha melakukan perawatan, pemberian alat bantu dan obat seperti sebelumnya.
[caption id="attachment_420301" align="alignleft" width="370"] Foto Ilustrasi Siswa SDJIBI/Harian Jogja/Antara[/caption]
[caption id="attachment_416959" align="alignleft" width="314"] Foto Ujian Masuk PTNJIBI/Harian Jogja/Antara[/caption]