Laporkan Dana Kampanye Rp100.000, PKB Ngaku Tidak Ada Rekayasa
Harianjogja.com, JOGJA-Partai politik (parpol) siap mempertanggungjawabkan laporan dana kampanye tahap II yang dinilai belum transparan.
Harianjogja.com, JOGJA-Partai politik (parpol) siap mempertanggungjawabkan laporan dana kampanye tahap II yang dinilai belum transparan.
Harianjogja.com, JOGJA–Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan batas waktu pelaporan dana kampanye tahap II pada 2 Maret lalu, namun memberikan kesempatan kepada parpol untuk melakukan perbaikan hingga Jumat (7/3/2014).
Harianjogja.com, JOGJA—Bak tradisi, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) semakin rajin mengkuti kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah. Agenda berbudget besar ini pun selalu meningkat setiap menjelang Pemilu.
Harianjogja.com, JOGJA- Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Jogja Agus Triyatno menganggap itikad baik untuk transparansi dana oleh parpol atau caleg masih minim.
Harianjogja.com, JOGJA–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja menargetkan penyortiran dan pelipatan kertas suara selesai pada 20 Maret mendatang. Untuk itu, KPU terus menambah jumlah relawan pelipatan, dari awalnya hanya 50 orang kini bertambah menjadi 70 orang relawan.
Harianjogja.com, JOGJA-Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Jogja mengklaim tidak ada masalah terkait pengumuman seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk pegawai honorer Kategori II. Penyebabnya, sampai saat ini tidak ada komplain terhadap pengumuman tersebut.
Harianjogja.com, JOGJA- Kapolresta Jogja AKBP R Slamet Santoso mengaku siap melakukan pengamanan terhadap logistik pemilu 2014.
Harianjogja.com, JOGJA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja menemukan sejumlah surat suara yang bermasalah. Temuan ini diketahui saat dilakukan penyortiran dan pelipatan kertas suara, Selasa (4/3/2014) di Gudang KPU Kota di Jalan Ngeksigondo, Kotagede.
Harianjogja.com, JOGJA-Akibat ekspansi lahan oleh manusia membuat keberadaan Elang Jawa jadi semakin terancam. Data dari Raptor Indonesia mencatat pada 2010, jumlah endemi hewan asli Pulau Jawa itu tinggal 325 pasang.
Harianjogja.com, JOGJA - Polsekta Wirobrajan terus melakukan penyidikan terkait kasus pelemparan bom molotov di SMA Muhammadiyah 7 Jogja. Diduga, kasus ini lebih mengarah ke perkelahian antar pelajar.