PILPRES 2014 : Ini Upaya KPU Gunungkidul agar Tak Ulangi Kesalahan saat Pileg
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Komisi Pemilihan Umum Gunungkidul meniru cara KPU Kulonprogo dalam menyiapkan logistik pemilihan umum.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Komisi Pemilihan Umum Gunungkidul meniru cara KPU Kulonprogo dalam menyiapkan logistik pemilihan umum.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Pengelola wisata Gua Pindul, Bejiharjo, Karangmojo siap memberlakukan pembatasan pengunjung pada libur Lebaran mendatang.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Jadwal kampanye dengan rapat umum atau kampanye yang bersifat pengumpulan massa di ruang terbuka mengalami perubahan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul mengaku perubahan tersebut berlaku untuk kampanye 28 Juni hingga 5 Juli 2014.
Warga tengah memperhatikan monyet-monyet ekor panang yang turun ke Pantai Baron beberapa waktu lalu. Menurut penduduk sekitar, monyet-monyet ekor panjang biasa bermain atau minum di Sungai Baron ketika pagi hari. (Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Pemuda Pecinta Alam (PPA) Gunungkidul bersama Yayasan Kanopi Indonesia mulai mengenalkan kupu-kupu kepada anak-anak di Rest Area Bunder, Playen, Minggu (29/6/2014). Pengamatan ini diharapkan dapat menjadi dasar anak-anak memahami peran kupu-kupu dan menjaga kelestarian lingkungan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul kekurangan 2.989 surat suara lantaran ada kerusakan, kekurangan pengiriman dan kekurangan untuk setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul menjamin darah yang keluar untuk didonorkan 100% berkualitas, yakni sehat, aman dan sesuai permintaan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Gunungkidul menyiapkan dua pipa panjang di dua pantai di Gunungkidul untuk padusan jelang puasa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2014 di Gunungkidul masih menggunakan sistem manual. Sebab jaringan internet di wilayah tersebut belum merata.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Daya tampung sekolah menengah pertama (SMP) di Gunungkidul kalah jumlah dari lulusan sekolah dasar.