Produksi Ikan Budi Daya Kulonprogo Diprediksi Membaik
<p><em>Capaian produksi ikan di Kulonprogo pada 2016 hanya mencapai 13.458 ton</em></p>
<p><em>Capaian produksi ikan di Kulonprogo pada 2016 hanya mencapai 13.458 ton</em></p>
<p><div dir="auto"><em>Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang pemancing pada sekitar pukul 08.00 WIB</em></div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto"><strong>Harianjogja.com, KULONPROGO-</strong>Mayat bayi ditemukan di aliran Sungai Progo, tepatnya wilayah Nepi VII, Desa Brosot, Kecamatan Galur, Kulonprogo, Kamis (9/11/2017).</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Kapolsek Galur Kompol Muryanto mengatakan, mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang pemancing pada sekitar pukul 08.00 WIB. Warga Lendah bernama Jujadi itu kaget saat melihat sesosok tubuh manusia di tepi sungai. Dia lalu memberitahu warga setempat yang sedang menambang pasir. Kejadian itu pun dilaporkan kepada petugas Polres Galur.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Petugas kepolisian segera datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan tim medis, bayi berjenis kelamin perempuan itu diperkirakan sudah meninggal selama lebih dari dua hari. Jenazah pun dibawah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates untuk pemeriksaan lebih lanjut.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus ini," ujar Muryanto.</div></p>
<p><div dir="auto"><em>Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang pemancing pada sekitar pukul 08.00 WIB</em></div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto"><strong>Harianjogja.com, KULONPROGO-</strong>Mayat bayi ditemukan di aliran Sungai Progo, tepatnya wilayah Nepi VII, Desa Brosot, Kecamatan Galur, Kulonprogo, Kamis (9/11/2017).</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Kapolsek Galur Kompol Muryanto mengatakan, mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang pemancing pada sekitar pukul 08.00 WIB. Warga Lendah bernama Jujadi itu kaget saat melihat sesosok tubuh manusia di tepi sungai. Dia lalu memberitahu warga setempat yang sedang menambang pasir. Kejadian itu pun dilaporkan kepada petugas Polres Galur.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Petugas kepolisian segera datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan tim medis, bayi berjenis kelamin perempuan itu diperkirakan sudah meninggal selama lebih dari dua hari. Jenazah pun dibawah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates untuk pemeriksaan lebih lanjut.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus ini," ujar Muryanto.</div></p>
<p><em>Pemakaian Bahasa Indonesia untuk menunjukkan jati diri bangsa</em></p>
<p><em>Pemakaian Bahasa Indonesia untuk menunjukkan jati diri bangsa</em></p>
<p><em>Pemkab Kulonprogo mengalami sejumlah kendala dalam pelaksanaan program Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB)</em></p>
<p><em>Sebanyak 326 calon jamaah haji (calhaj) asal Kulonprogo tahun 2018 mengikuti tes kebugaran di Alun-alun Kamis (9/11/2017)</em></p>
<p><em>Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Kulonprogo menyelenggarakan Lomba Macapat di Balai Diklat Yayasan Dharmais, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Rabu (8/11/2017)</em></p>
<p><em>Progres pembangunan Pasar Bendungan tahap pertama telah mencapai sekitar 70%</em></p>
<p><em>Pemkab Muara Enim Sumatera Selatan mengunjungi jajaran Pemkab Kulonprogo</em></p>