Ini Penjelasan BPPTKG Mengapa Gunung Merapi Mengalami Letusan Freatik Berkali-kali
Pola letusan freatik Gunung Merapi yang terjadi beberapa hari terakhir pernah terjadi saat pasca letusan 1872 dan 1930.
Pola letusan freatik Gunung Merapi yang terjadi beberapa hari terakhir pernah terjadi saat pasca letusan 1872 dan 1930.
Balai Penelitian Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyimpulkan aktivitas Gunung Merapi saat ini masih tinggi, namun belum ada peningkatan status
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY tengah berupaya menenangkan warga lereng merapi yang masuk radius 3 kilometer.
Barak pengungsian Gunung Merapi masih diaktifkan saat ini. Meskipun pengungsi yang tersisa hanya ada di Glagahrejo dan Turgo serta Gunung Merapi masih pada status waspada, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menganggap perbaikan jalur evakuasi bencana harus tetap diperbaiki dalam waktu dekat.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menambah bantuan berupa bahan pangan dan family kit untuk posko pengungsian utama di Pakem, Sleman. Bantuan ini dimaksudkan untuk berjaga-jaga apabila warga di pengungsian terutama lansia membutuhkan stok lebih banyak.
Dinas Perhubungan Kota Jogja mengimbau para pengendara becak dan kusir andong merundingkan mekanisme pergantian menempati cerukan di sekitar Malioboro
BPPTKG berpesan pada masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada
Balai Penelitian Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memaparkan kondisi terkini dari Gunung Merapi dengan rekaman data terakhir pukul 12.00 WIB
Balai Penelitian Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengatakan berdasarkan data deformasi, aktivitas Gunung Merapi tidak menunjukkan inflasi magma.
Balai Penelitian Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi naik status waspada sejak Senin (21/5/2018) malam