Bermula dari Musala, Sudah 124 Warga Terinfeksi Covid-19 di Klaster Sangon Kulonprogo
Klaster Dusun Sangon di Kabupaten Kulonprogo terus bertambah.
Klaster Dusun Sangon di Kabupaten Kulonprogo terus bertambah.
Kendaraan yang diperiksa pada h+2 Idulfitri 1442 hijriah di pos pengamanan (pospam) Kapanewon Temon pada Sabtu (15/5/2021) mencapai 194 kendaraan. Total kendaraan yang sudah diperiksa melalui pospam Kapanewon Temon mencapai 1.645 unit terdiri dari kendaraan motor, mobil, bus, maupun kendaraan barang.
Klaster sangon di kabupaten Kulonprogo terus mengalami penambahan kasus positif Covid-19. Berdasarkan rekapitulasi sementara yang dilakukan oleh gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Kulonprogo, terjadi penambahan kasus positif Covid-19 di klaster sengon sebanyak 45 kasus. Sehingga, total kasus Sengon menjadi 107 kasus.
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Wates mengadakan kunjungan virtual Lebaran bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).rnProgram ini bisa dimanfaatkan untuk ajang silaturahmi keluarga WBP saat perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 hijriah.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo memberlakukan pembatasan ketat keluar masuk di empat dusun di Kapanewon Kokap, Kulonprogo yang warganya masuk dalam Klaster Sangon.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo menyatakan terjadi penambahan 22 kasus positif di dalam Klaster Sangon. Dengan tambahan itu, total kasus positif Covid-19 Klaster Sangon menjadi 62 orang.
Objek wisata Pantai Glagah, Kapanewon Temon mulai diserbu wisatawan pada H+1 Idulfitri 1442 Hijriah, Jumat (14/5/2021).
Kendaraan yang diperiksa pada Hari H Idulfitri 1442 hijriah di pos pengamanan (pospam) Kapanewon Temon pada Kamis (13/5/2021) mencapai 167 kendaraan.
Sejumlah 16 narapidana di rumah tahanan negara (Rutan) Kelas II B Wates mendapatkan pengurangan masa tahanan remisi khusus I.
Penjualan hamper di Kulonprogo menjelang hari raya Idulfitri 2021 kemarin mengalami peningkatan yang cukup signifikan setelah penjualan sebelumnya pada tahun 2020 sempat terseok-seok dihajar pandemi Covid-19.