Ramadan: Tak Ada Tarawih Berjamaah, Pasar Tiban Juga Ditiadakan
Dari sekitar 520 masjid yang tersebar di Kota Jogja, 400 masjid di antaranya telah menyatakan tidak akan menggelar tarawih berjamaah.
Dari sekitar 520 masjid yang tersebar di Kota Jogja, 400 masjid di antaranya telah menyatakan tidak akan menggelar tarawih berjamaah.
Banyaknya orang dan komunitas yang beraksi sosial di jalanan memicu membanjirnya gelandangan dan pengemis (gepeng), serta pemulung, terutama di wilayah Kota Jogja.
Ketua Gugus Tugas Pencegagan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi, menjelaskan beberapa kecamatan di Kota Jogja tidak ada kasus Corona penyebab Covid-19 atau zero case seperti Kraton dan Pakualaman. Meski demikian, bukan hal yang mudah untuk menjaga kondisi tersebut.
Sebagai upaya menjaga perputaran ekonomi khususnya kebutuhan pokok di pasar, Pemerintah Kota Jogja meluncurkan sistem belanja online yang memungkinkan masyarakat berbelanja tanpa harus datang ke pasar. Mulai Selasa (21/4/2020), belanja online sudah bisa diakses di aplikasi Gojek.
Sejumlah peternak ayam menggelar aksi Gembala Anak Ayam di Lapangan Karang, Kotagede, Selasa (21/4/2020). Sebanyak 1.300 ekor anak ayam dibagikan kepada warga sekitar sebagai bentuk keprihatinan terus merosotnya harga ayam dari peternak.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menuturkan dari total 14.400 rapid diagnostic test (RDT) yang telah diterima DIY, sebanyak 13.200 telah didistribusikan.
Sebagian besar aktivitas ekonomi masyarakat tiarap akibat pandemi Covid-19. Beberapa pekerja dirumahkan dan mereka yang berwirausaha mengalami penurunan pemasukan.
Pandemi Covid-19 menyebabkan perekonomian sebagian besar pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) melemah bahkan tidak lagi berproduksi.
Ketua Gugus Tugas Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan dua kasus positif pada Senin (20/4/2020) merupakan istri dan anak dari kasus positif dokter yang riwayat penularannya dari pasiennya.
Sembilan remaja diamankan Polsek Kotagede setelah diketahui keluyuran pada dini hari dan membawa beberapa batu, di Jembatan Tegalgendu, Minggu (19/4/2020). Diduga, kesembilan remaja ini hendak membuat onar.