Pegawai KUA Danurejan Positif Covid Meliputi Kepala, Penghulu hingga Staf, Ini Datanya
Lima pegawai KUA Danurejan Kota Jogja yang dinyatakan positif Covid-19 terdiri atas kepala, penghulu hingga staf.
Lima pegawai KUA Danurejan Kota Jogja yang dinyatakan positif Covid-19 terdiri atas kepala, penghulu hingga staf.
Terungkapnya lima staf KUA Danurejan Kota Jogja positif Covid-19 berawal dari seorang karyawan yang biasanya berjaga melakukan pemeriksaan suhu tubuh. KAU tersebut saat ini terpaksa ditutup dan layanan dialihkan ke Kanwil Kemenag Kota Jogja.
Malioboro menjadi sorotan setelah seorang pedagang kaki lima (PKL) yang sehari-hari berjualan tas dan dompet positif terinfeksi virus Corona dan meninggal dunia.
Penularan Covid-19 di perkantoran menjadi lokasi penyebaran baru di Kota Jogja selain keluarga dan tempat usaha. Kantor Urusan Agama (KUA) Danurejan, menjadi salah satu kantor yang terpaksa tutup karena beberapa pegawainya terkonfirmasi positif Covid-19.
Kasus Corona menimpa pedagang Malioboro. Pasien tersebut bahkan sampai meninggal dunia.
Setelah beberapa bulan dibuka, kasus positif Covid-19 muncul dari kawasan Malioboro. Seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan tas dan dompet di Zona 3 Malioboro terkonfirmasi positif dan meninggal dunia.
Pemvaksinan rabies kembali digulirkan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja. Setelah beberapa bulan tertunda, vaksinasi rabies yang digelar secara gratis untuk anjing, kucing, dan kera.
Keringanan tarif retribusi pasar selama pandemi kembali diperpanjang hingga akhir September meski besaran potongannya cuma 25%.
Bertambahnya kasus Covid-19 di Kota Jogja membuat kemampuan kapasitas ruang isolasi rumah sakit rujukan Covid-19 dipertanyakan. Pasalnya, penyebaran kasus di sejumlah tempat usaha dan dalam lingkungan keluarga telah ditemukan akhir-akhir ini di Jogja.
Dari 45 kelurahan si Kota Jogja, Kelurahan Wirogunan, Kec. Mergangsan, menjadi salah satu dari tiga kelurahan yang ditunjuk sebagai pilot project implementasi program Gandeng-Gendong bersama Kelurahan Gedongkiwo dan Kelurahan Karangwaru. Implementasi program Gandeng-Gendong dengan melibatkan 5 K, yaitu Kota, Korporasi, Kampus, Kampung dan Komunitas.