Ini Strategi AP II agar Layanan GeNose Lancar
AP II membangun area khusus dengan 3 area utama yaitu helpdesk pendaftaran, area tunggu, area bilik pengambilan sampel napas, dan area menunggu hasil tes keluar.
AP II membangun area khusus dengan 3 area utama yaitu helpdesk pendaftaran, area tunggu, area bilik pengambilan sampel napas, dan area menunggu hasil tes keluar.
Guna menghindari adanya penumpukan penumpang, AP I mengimbau kepada calon penumpang yang ingin menggunakan layanan GeNose C19 untuk melakukan pendaftaran sebelum hari pelaksanaan tes.
VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia(Persero) atau KAI Joni Martinus mengatakan KAI masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah terkait pengaturan moda transportasi kereta api pada masa Lebaran dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Untuk itu, KAI baru melayani pemesanan tiket Kereta Api Jarak Jauh sampai dengan 30 April 2021.
Kemenhub memastikan terdapat empat bandara yang sudah melayani tes GeNose C19 mulai 1 April 2021.
KAI menegaskan hasil tes GeNose hanya berlaku maksimal 1 x 24 jam sebelum jadwal keberangkatan Kereta Api Jarak Jauh.
Menanggapi larangan mudik oleh pemerintah, Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) bakal mewaspadai penggunaan truk sebagai moda transportasi manusia oleh para anggotanya.
Organda menyarankan pemerintah fokus pada upaya mempertegas dan memperjelas bagaimana faktor-faktor risiko bila masyarakat tetap bepergian di tengah libur panjang seperti Lebaran.
Dishub DKI Jakarta menyebutkan jumlah pesepeda di Ibu Kota meningkat hingga 1.000 persen selama pandemi Covid-19.
Informasi tentang mudik Lebaran 2021 masih menunggu keputusan Presiden. Meski demikian, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tetap siap melayani pelanggan.
Bila ingin menggunakan fitur ini, pelanggan harus memperbarui aplikasi KAI Access menjadi versi 4.4.5 di Android dan akan segera tersedia pembaruan di versi iOS.