Singapura Berlakukan Isolasi Total
Singapura mulai Senin malam tidak akan mengizinkan lagi pengunjung jangka pendek masuk atau transit melalui negara tersebut. Larangan itu diberlakukan mengingat tingginya risiko kasus Corona.
Singapura mulai Senin malam tidak akan mengizinkan lagi pengunjung jangka pendek masuk atau transit melalui negara tersebut. Larangan itu diberlakukan mengingat tingginya risiko kasus Corona.
Secara global, virus ini telah menginfeksi lebih dari 168.000 orang dan menewaskan sedikitnya 6.610, menurut laporan WHO seperti dikutip Aljazeera.com, Selasa (17/3/2020).
Italiamelaporkan rekor tertinggi kematian hingga 368 orang sehari karena virus Corona.
Sebanyak 190 kasus baru virus Corona dilaporkan di Malaysia pada Minggu (15/3/2020). Kin jumlah total kasus Covid-19 di negara ini menjadi 428.
Kasus Virus Corona telah ditemukan di Indonesia dan jumlahnya terus meningkat. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Ghebreyesus mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi perihal virus corona.
Jumlah pasien positif maupun terduga virus corona di seluruh dunia terus meningkat. Paket alat uji virus corona yang baru saja dikembangkan akan digunakan untuk menguji sampel materi (swab) yang dikumpulkan di pos pemeriksaan Singapura mulai 5 Maret lalu sehingga dalam tiga jam sudah ketahuan hasil pengujiannya.
Wabah virus Corona atau Covid-19 makin meluas. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan adanya ancaman "sangat nyata" bahwa wabah virus corona baru akan menjadi pandemi meski menekankan bahwa virus tersebut masih dapat dikendalikan.
Kasus cirus corona di seluruh dunia masih terus meningkat. Setidaknya 21 orang meninggal di Amerika Serikat karena virus corona telah menyebar ke 30 negara bagian dengan ratusan kasus yang dikonfirmasi secara nasional.
Virus Corona telah menyebar ke seluruh dunia. Di tempat asal wabah tersebut yakni di Wuhan, China, kemungkinan akan hilang pada akhir Maret ini, ujar seorang ahli meski hingga kini masih ada kasus baru yang dikonfirmasi.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Singgih Januratmoko meminta pemerintah Indonesia dan Arab Saudi mencari solusi kepulangan jemaah umrah asal Indonesia.