Golkar Berharap Dapat Jatah 5 Menteri di Kabinet Kerja II
Agung belum mau menyebutkan nama-nama yang akan diusulkan jadi menteri tersebut. Menurutnya, jumlahnya akan meningkat dari dua menteri yang ada saat ini.
Agung belum mau menyebutkan nama-nama yang akan diusulkan jadi menteri tersebut. Menurutnya, jumlahnya akan meningkat dari dua menteri yang ada saat ini.
Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak pihak terkait untuk mengusut tuntas kasus kerusuhan 22 Mei 2019 yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka.
Aktivitas Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakian Daerah (DPD) secara resmi diliburkan sejak pagi, Rabu (22/5/2019), menyusul aksi kedaulatan rakyat yang berlangsung sejak sehari sebelumnya.
Para pengunjuk rasa aksi kedaulaan rakyat diimbau mewaspadai adanya penumpang gelap atau penyusup. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo.
Iran membalas Amerika Serikat (AS) agar tak mengancam negaranya. Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif meminta jangan main ancam, tetapi hormat agar suasana menjadi lebih baik.
Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan memastikan tidak akan keluar dari koalisi parpol pendukung capres Prabowo-Sandi, namun tidak akan terlibat dalam aksi massa tanggal 22 Mei 2019 untuk mempersoalkan hasil Pemilu serentak 2019.
Melalui akun Twitternya, Presiden AS Donald Trump mengancam Iran. Hal ini membuat kekhawatiran tentang potensi konflik AS-Iran meningkat pada saat ketegangan antara Washington dan Teheran meningkat.
Suasana politik masih panas sebagai dampak Pemilu 2019 yang digelar 17 April lalu. Kondisi ini diwaspadai terutama menjelang pengumuman Hasil Pemilu pada 22 Mei. Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar mengimbau agar dua kontestan Pipres 2019, Capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto, segera bertemu untuk mendinginkan suasana perpolitikan yang memanas akhir-akhir ini.
Sejumlah anggota DPR sapil Jawa Barat yang dikenal vokal di hadapan publik pada Pemilu 2019 ini kembali lolos melenggang ke Senayan.
Maskapai penerbangan Garuda Indonesia urung menurunkan harga tiket. Anggota Komisi VI DPR Eriko Sotarduga pun menanyakan alasannya.