Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Pangan Dunia, RI Waspada
Harga pangan dunia naik pada Maret 2026 akibat konflik Timur Tengah. Indonesia berpotensi terdampak inflasi pada komoditas impor.
Harga pangan dunia naik pada Maret 2026 akibat konflik Timur Tengah. Indonesia berpotensi terdampak inflasi pada komoditas impor.
Harga bahan baku plastik naik hingga 50% akibat penutupan Selat Hormuz, industri terancam PHK dan inflasi.
BPS perkirakan produksi beras Januari–Mei 2026 turun, tertekan potensi El Nino dan kekeringan di wilayah lumbung pangan.
El Nino kuat diprediksi muncul 2026, ancam lumbung pangan dan picu kemarau panjang di Indonesia.
Bapanas jamin stok pangan aman jelang Lebaran 2026, ketersediaan beras nasional cukup untuk 10 bulan sehingga warga tak perlu panic buying.
Kemenaker catat penurunan drastis angka PHK Januari 2026 menjadi 359 orang, turun jauh dibandingkan periode yang sama tahun lalu di Banten.
Bapanas bongkar praktik distributor nakal yang ambil untung 30% hingga harga ayam ras melonjak. Mentan minta polisi tindak tegas pelaku pidana pangan.
Apindo meminta pemerintah memprioritaskan industri padat karya dalam negosiasi tarif dagang Indonesia–AS demi menjaga ekspor dan tenaga kerja.
BGN cairkan Rp32,1 triliun dana MBG ke SPPG dalam 1,5 bulan. Perputaran uang capai Rp29 triliun, dorong ekonomi daerah.
Danantara mengalokasikan Rp20 triliun untuk hilirisasi ayam terintegrasi guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis dan swasembada protein nasional.