Hiburan
Cerita Bersambung Sandyakala Ratu Malang: Bagian 081
Dinar sudah di atas genteng.Tangannya menggenggam batu sebesar telor ayam. Sepasang kalong tidak kelihatan, entah ke mana. Namun yang besar masih terus berputaran di atas gedung, mungkin menanti jeritan maut yang akan ia “laporkan” kepada majikannya. Selama belum ada pekik menyayat, kelelawar itu tidak akan pergi. Dengan menahan murka, pelan-pelan Dinar berjalan mengendap sambil mengukur tenaga karena ia tidak ingin membunuh kelelawar. Dinar menyambit tepat mengenai sayapnya.
Sabtu, 05 September 2020 23:47 WIB