Pandemi Covid-19: Dua Lagi Dokter di Indonesia Meninggal Dunia
Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengumumkan kembali meninggalnya dokter akibat virus Corona.
Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengumumkan kembali meninggalnya dokter akibat virus Corona.
Jumlah pemudik di Gunungkidul terus bertambah. Hingga Jumat (27/3/2020), sedikitnya 2.030 orang kembali ke Gunungkidul dari berbagai wilayah di Indonesia.
Terjadi penambahan signifikan pasien positif virus Corona, yakni 153 orang, sejak 24 jam terakhir.
Rabu (25/3/2020), Wali Kota Tegal Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengumumkan rencana lockdown atau menutup Kota Tegal untuk mengendalikan penyebaran virus Corona. Rencana tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi yang dipublikasikan melalui akun Youtube Resmi Pemkot Tegal.
Pandemi virus Corona yang melanda Asia Tenggara membuat Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) menunda beberapa kejuaraan, termasuk Piala AFF U-16 dan U-19 yang sedianya digelar di Tanah Air.
Penundaan Liga 1 2020 dan lima event besar karena pandemi Covid-19 mendatangkan kerugian cukup besar bagi pengelola Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Sekitar 40 ton bantuan alat kesehatan untuk pengendalian penanganan wabah Covid-19 dari China tiba Kamis (26/3/2020) malam ini di Indonesia.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 membutuhkan 1.500 dokter dan 2.500 perawat untuk menangani pandemi Corona di Indonesia.
Polri meniadakan layanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan Surat Izin Keramaian (SIK) untuk sementara waktu di tengah pandemi Corona.
Virus SARS-CoV-2 (Corona) penyebab Covid-19 sangat cepat menginfeksi manusia dan penyebarannya semakin meluas di hampir seluruh negata di dunia.