Ganti Rugi Lahan Tol Jogja Bawen Rp7 Triliun, Biaya Pembangunan Rp14 Triliun
Tol Jogja Bawen membutuhkan anggaran sebesar Rp7 triliun lebih untuk ganti rugi lahan dan Rp14 triliun lebih untuk pembangunan.
Tol Jogja Bawen membutuhkan anggaran sebesar Rp7 triliun lebih untuk ganti rugi lahan dan Rp14 triliun lebih untuk pembangunan.
Peletakan batu pertama atau ground breaking Tol Jogja Bawen dijadwalkan digelar di Tirtoadi, Mlati, Sleman, Maret bulan depan. Sementara, pengerjaan konstruksi atau pembangunan Seksi I tol Jogja Bawen ini diharapkan rampung pada akhir 2023.
Pemegang hak siar Liga Inggris di Indonesia, Mola, menyampaikan bahwa layanan multiplatform video sesuai permintaan ini tidak akan memperpanjang siaran Premier League untuk musim depan.
Prilly Latuconsina resmi membeli dan menjadi pemilik klub sepak bola Presikota Tangerang, klub Liga 3 Liga Indonesia. Prilly ingin membawa Persikota yang saat ini berada di Liga 3 menjadi kontestan Liga 1 yang bisa meraih trofi juara.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X tak ingin penerima ganti rugi Tol Jogja Solo dan Tol Jogja Bawen bangkrut. Sultan berpesan agar penerima ganti rugi proyek tol membelanjakan uangnya untuk mencari tanah pengganti dan tidak menghambur-hamburkan uang.
Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) semakin bebenah pada usianya yang kelima. Dari sisi internal, setidaknya tiga hal yang menjadi perhatian ke depan yaitu sisi bisnis, konten, dan distribusi.
Jokowi menyebut selama ini ASN sudah sangat lama berada di zona nyaman sebagai warisan birokrasi feodal dan harus diubah secara total.
Pemerintah menurunkan harga eceran tertinggi minyak goreng menyusul pemberlakuan domestic price obligation atau DPO untuk pasokan minyak sawit mentah (CPO) dan olein ke pasar dalam negeri. Harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng Rp11.500 akan berlaku mulai 1 Februari 2022.
Hasil imbang saat berhadapan dengan Madura United pekan lalu menjadi alasan PSS Sleman wajib mengamankan tiga poin saat menghadapi Persebaya di laga lanjutan Liga 1 2021/2022. Terlebih, lawan mereka kali ini dalam kondisi pincang.
Berawal dari niat yang kuat dan perjuangan yang gigih, Apsasi Annisa membuktikan bahwa modal yang kecil bukan halangan untuk meraih capaian besar. Bahkan, perempuan 32 tahun ini bisa meraih kesuksesan yang melebihi dari mimpinya.