PENCEMARAN MERKURI : Pemkab Kulonprogo Tidak Berkutik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Pemkab Kulonprogo tidak berkutik menghentikan penambahan emas ilegal di Kecamatan Kokap meski berdampak pada pencemaran merkuri di sumur warga.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Pemkab Kulonprogo tidak berkutik menghentikan penambahan emas ilegal di Kecamatan Kokap meski berdampak pada pencemaran merkuri di sumur warga.
Harianjogja.com, JOGJA–Beberapa hari ini token listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengalami sedikit gangguan dan membuat pelanggan listrik token kalang kabut.
Harianjogja.com, SLEMAN–Mengusung tema Save Our Heritage, Jogja Travel Mart (JTM) di Kota Jogja diharapkan mampu meningkatkan jumlah okupansi agen-agen perjalanan, hotel, restoran dan objek wisata di Jogja selama low season atau musim sepi kunjungan.
Harianjogja.com, JOGJA—Meski dua tahun terakhir, puluhan hotel berdiri di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tetapi daya serap tenaga kerja sektor perhotelan belum sesuai harapan.
Harianjogja.com, JOGJA—PT. Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (BPD DIY) membuka sebuah Kantor Kas di area Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY) Jumat (9/5/2014).
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sekolah luar biasa (SLB) Sekar Handayani kini mempunyai gedung sendiri di Dusun Sawah, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang. Peresmian penggunaan gedung dilakukan Bupati Badingah, Selasa (13/5/2014).
Harianjogja.com, JOGJA-Kepolisian Resort Kota Jogja masih menyelidiki kasus penipuan yang menimpa 25 pelajar dengan modus dijanjikan menjadi model.
Harianjogja.com, BANTUL-Ketenaran idola, seperti JKT48 trenyata tidak hanya diminati remaja putri, tetapi juga laki-laki. Perubahan ini menjadi gambaran gaya hidup penggemar yang tidak ingin ketinggalan zaman.
Harianjogja.com, BANTUL-Fans JKT48 dikenal sebagai penggemar yang royal dan setia. Demi bertemu atau mendapatkan koleksi pernak-pernik idola, penggemar rela keluarkan uang hingga jutaan rupiah.
Harianjogja.com, BANTUL- Sebanyak 24 hektare hutan di pesisir Selatan Bantul kini dibabat habis untuk tambak udang. Adapun menghijaukan kembali area tersebut membutuhkan waktu delapan tahun.