HARIAN JOGJA HARI INI: Rupiah Terus Anjlok, Impor Dikendalikan
Harian Jogja Hari Ini edisi 3.603, Rabu Pon (5 September 2018).
Harian Jogja Hari Ini edisi 3.603, Rabu Pon (5 September 2018).
Tujuh pemrotes tewas dan lebih dari 30 orang lagi cedera selama pawai setelah pasukan keamanan melepaskan tembakan di Provinsi Basra, Irak Selatan, pada Selasa (4/9/2018).
Sembilan orang gubernur dan wakil gubernur 2018-2023 dari Provinsi Sulawesi Selatan, Sumtera Utara, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Bali, Sulawesi Tenggara, Papua, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dilantik Presiden Joko Widodo.
Sedikitnya sembilan orang dilaporkan tewas dan lebih dari 300 lainnya luka-luka setelah badai Jebi mendarat di Jepang pada Selasa, demikian NHK pada Rabu (5/9/2018).
Keponakan mantan Ketua DPR RI Setya Novanto Irvanto Hendra Pambudi Cahyo membantah dirinya menerima uang yang berasal dari politikus Golkar Fayakhun Andiradi.
Bakal Calon Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin memberikan restu kepada politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Fandi Utomo maju sebagai Calon Wali Kota Surabaya dalam Pilkada Surabaya 2020.
Perlu pembenahan sistem pengelolaan kinerja di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) agar tak ada lagi anggotanya yang terjerumus menjadi tersangka tindak pidana korupsi. Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY melakukan pemusnahan barang bukti ribuan bungkus miras oplosan. Barang bukti tersebut merupakan hasil operasi yang dilakukan sejak sebelum Ramadan 2018.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Senin (3/9/2018) mengatakan, ketergantungan perdagangan internasional atas dolar AS mesti dikurangi sebab itu menjadi penghalang buat Turki.
Langkah hukum terhadap nelayan asal Sanden, Bantul yang ditetapkan sebagai tersangka setelah menangkap kepiting terus bergulir. Menurut Kapolda DIY, proses hukum terhadap tersangka sudah benar.