PILPRES 2014 : Panwaslu Bantul Mendata Alat Peraga Kampanye
Harianjogja.com, BANTUL- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bantul mulai mendata alat peraga kampanye calon presiden dan wakil presiden, yang mulai bermunculan di wilayah ini.
Harianjogja.com, BANTUL- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bantul mulai mendata alat peraga kampanye calon presiden dan wakil presiden, yang mulai bermunculan di wilayah ini.
Harianjogja.com, SLEMAN- Tempat hiburan malam termasuk hotel, juga dikatakan Sunarto dilarang menjual minuman keras selama Ramadan.
Harianjogja.com, SLEMAN- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menilai jadwal kampanye Pemilu Presiden 2014 yang disusun pusat rawan terjadi konflik serta menyulitkan dalam pengawasan.
Harianjogja.com, JOGJA- Dukungan untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden di Kota Jogja tidak hanya ditemui di spanduk atau baliho, tetapi juga muncul di sarana lalu lintas.
Harianjogja.com, JOGJA- Banyaknya wisatawan yang datang ke Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dapat berdampak positif dan negatif terhadap kehidupan burung di wilayah tersebut.
Harianjogja.com, JOGJA- Jenis burung yang hidup dan berkembang di kawasan lereng Gunung Merapi pascaerupsi 2010 bertambah dan saat ini masing-masing terus berkembang.
Harianjogja.com, JOGJA- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong masyarakat meminta tim sukses pasangan calon presiden-calon wakil presiden di daerah setempat untuk tidak menyinggung isu SARA dalam berkampanye.
Harianjogja.com, JOGJA—Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mencabut nomenkelatur penyebutan Pemerintah Daerah lewat evaluasi atas Peraturan Daerah tentang Retribusi Jasa Umum.
Harianjogja.com, BANTUL–Persaingan antar kubu pendukung capres mulai terlihat di Bantul. Kedua tim mulai semarak memasang alat peraga dengan tujuan meyakinkan kepada masyarakat capres yang mereka usung layak memimpin Indonesia untuk lima tahun ke depan.
Harianjogja.com, SLEMAN- Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anny Pudjiastuti secara detail menjelaskan, dari TZ yang merupakan tersangka penyerangan rumah di Pangukan Tridadi Sleman, polisi sudah memiliki bukti permulaan yang cukup, yakni turut serta melakukan perusakan terhadap rumah.