BBGTK DIY Tekankan Pentingnya Narasi Tepat dalam Publikasi Lembaga
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
Peta digital Dusun Pagersari, Mranggen, Srumbung, Magelang, Jawa Tengah./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta membuat peta digital Dusun Pagersari, Desa Mranggen, Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, berbasis aplikasi CarryMap.
Emil Adly, dosen pembimbing KKN di Dusun Pagersari mengatakan pembuatan peta digital itu melibatkan 10 warga masyarakat, termasuk kepala dusun setempat, dan berlangsung sebulan penuh pada 6 Januari - 6 Februari 2020
“Peta digital ini berisi data-data administrasi kependudukan yang bisa diakses melalui Android sebagai bekal teknologi menuju desa wisata di Desa Mranggen,” kata Emil, dosen Teknil Sipil UMY, melalui keterangan tertulis yang diterima Harian Jogja, Selasa (10/3/2020).
CarryMap, menurut dia, adalah salah satu produk ARCGIS, teknologi yang sedang berkembang dan banyak digunakan oleh akademisi, militer, pemerintahan, amaupun pebisnis di negara maju. ARCGIS mengakomodasi berbagai kebutuhan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.
“Pembuatan peta spasial digital ini menggunakan data yang diperoleh dari kartu keluarga. Selanjutnya kami mengambil titik koordinat di tiap-tiap rumah maupun fasilitas umum menggunakan alat Garmin sekaligus mengambil foto. Kegiatan ini melibatkan seluruh mahasiswa KKN. Pengambilan data ini terbilang cukup mudah dan cepat karena didukung oleh pengetahuan mahasiswa dalam menggunakan alat. Selain itu, Dusun Pagersari masih terjangkau oleh layanan jaringan GPS,” ujar Emil.
Data yang terkumpul selanjutnya diinput dalam Excel guna mempermudah pekerjaan. Proses selanjutnya adalah penentuan lokasi peta dengan melihat deliniasi menggunakan aplikasi Google Maps untuk menentukan koordinat.
“Pembuatan peta spasial ARCGIS ini melibatkan mahasiswa Teknik Sipil yang secara kelimuan menguasai pembuatan, dan dibantu mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, Ilmu Pemerintahan, Akuntansi, Hubungan Internasional, Agribisnis, Ekonomi Syariah, serta Ilmu Komunikasi. Proses input dan pembuatan peta menggunakan ARCGIS dilakukan selama lebih kurang dua pekan mengingat kegiatan yang lain yang harus dikerjakan secara bersamaan. Data yang diinput ke dalam ARCGIS dan di-convert terdiri dari dua buah data yang nantinya dipegang oleh kepala dusun. Data itu dipilah menjadi data rahasia dan data yang bisa diinformasikan. Untuk dapat melihat peta, langkah awal yang harus dilakukan warga adalah men-download aplikasi CarryMap di Google Store. Selanjutnya, warga bisa men-download link http://bit.ly/38xVGzf, setelah itu akan di-direct menggunakan aplikasi CarryMap. Setelah peta terbuka, akan muncul kode seperti rumah yang diberi nomor, mesjid, dan makam. Contohnya, cukup klik rumah yang diberi kode nomor 7 yang ada di RT 1, lalu akan muncul gambar rumah beserta data pemiliknya,” terang Emil.
Kepala Dusun Pagersari sebagai pemegang data mengucapkan terima kasih kepada tim karena peta digital ini sangat membantu dalam mempermudah pencarian data masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.
MotoGP Adelaide 2027 terancam batal setelah gugatan lingkungan menghentikan pembangunan sirkuit. 400 pohon berpotensi ditebang, debut pun tidak aman.
Uji coba pedestrian Malioboro digelar Oktober-November 2026. Kendaraan dibatasi pukul 10.00-23.00 WIB, tamu hotel tetap dapat akses khusus.