Pemprov Jateng Perluas Program Satu OPD Satu Desa untuk Percepat Penanganan Kemiskinan
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Pelatihan dan pendampingan pemasaran batik di Lendah, Kulonprogo, yang diadakan oleh UMY./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Barbara Gunawan, dosen Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan pelatihan dan pendampingan pemasaran batik di Lendah, Kulonprogo dari Maret sampai dengan Juli 2020. Pelatihan yang menjadi bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UMY itu diikuti 15 perajin batik.
“Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan pendampingan produksi dan pemasaran kepada mitra, yaitu Aricha Batik, yang memproduksi jenis batik kontemporer,” kata Barbara melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.
Menurut dia, permasalahan pada aspek produksi adalah motif dan corak batik yang kurang beragam. Adapun pada aspek pemasaran, mitra UMY belum memiliki papan nama, mekanisme pemasaran yang konvensional, dan kemasan yang masih sederhana. Persoalan itu ditambah dengan datangnya pandemi.
“Pada awal masa pandemi Covid-19, terjadi penurunan permintaan yang sangat signifikan atas produk Aricha Batik. Penurunan permintaan tersebut berdampak pada berkurangnya aktivitas produksi, berkurangnya pendapatan, dan pada akhirnya pemilik merumahkan beberapa perajin,” ujar Barbara.
UMY kemudian memberikan beberapa solusi dari aspek produksi dan pemasaran. Program pengabdian yang dilakukan Barbara menawarkan solusi kepada Aricha Batik untuk memproduksi jenis batik yang diminati calon konsumen potensial.
“Dari dari aspek pemasaran, kami menawarkan solusi untuk membuat papan nama di lokasi produksi, membuat gift box, logo yang lebih menarik, memasarkan melalui sosial media. Kami juga menawarkan solusi berupa pendampingan penyusunan laporan keuangan sederhana,” kata Barbara.
Hasil dari kegiatan ini adalah bertambahnya keragaman motif batik, adanya logo (merek) yang menarik, adanya papan nama, gift box eksklusif, tas kertas dan tas plastik, pelatihan pemasaran, pelatihan penyusunan laporan keuangan, dan akun media sosial untuk memasarkan produk.
“Di samping melakukan pendampingan produksi dan pemasaran, kami juga menawarkan produk kepada konsumen potensial. Dari kegiatan tersebut muncul beberapa pesanan seragam kantor, yang membuat para perajin kembali berkarya sebagaimana biasanya, bahkan terjadi peningkatan penjualan dibanding sebelum masa pandemi,” ucap Barbara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.