Venue Gathering dan BBQ Dinner di Yogyakarta dengan Pemandangan Kota dari Lantai 10
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
Warga Desa Sumber, Kabupaten Magelang, memproduksi film dengan pendampingan Tim Pengabdian UMY./Istimewa
Harianjogja.com, MAGELANG—Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendampingi masyarakat Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, memproduksi film berbasis naskah ketoprak. Film ini adalah bagian pengembangan konten Ndeso Film Festival yang berlangsung pada Januari-Juli 2020.
Pendampingan itu digagas Tim Pengabdian UMY yang diketuai dosen Fisipol UMY, Budi Dwi Arifianto, melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Dalam PKM, UMY menggelar workshop pada 25 Juli 2020 yang diikuti 50 orang dari Sanggar Kethoprak Santiaji Desa Sumber dan karang taruna yang tergabung dalam Komunitas Video Ant Black.
Ndeso Film Festival digelar oleh masyarakat Desa Sumber sebagai salah satu wahana promosi potensi desa wisata edukatif.
“Tujuan pengabdian masyarakat UMY kali ini adalah mendekatkan dan menumbuhkan kecintaan anak muda terhadap seni tradisi dengan cara pengalihwahanaan seni tradisional menjadi film,” ujar Budi melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.
Tim Pengabdian UMY melaksanakan lima kegiatan, meliputi pelatihan pembuatan scenario, pelatihan manajemen produksi, pelatihan penggunaan peralatan produksi, pendampingan proses produksi film pendek, dan pemberian seperangkat alat editing.
“Pembuatan skenario film dapat berasal dari beberapa sumber, salah satunya adalah dari naskah cerita yang telah ada sebelumnya. Adaptasi dari naskah ketoprak menjadi sebuah skenario film membutuhkan treatment khusus. Hal tersebut dikarenakan karakter teater yang merupakan seni pertunjukan dan film yang merupakan seni media rekam,” kata Budi.
Tim Pengabdian UMY memberikan komputer dan alat perekam suara yang bisa bermanfaat dalam keberlanjutan produksi film secara mandiri oleh warga Desa Sumber.
"Promosi melalui konten film yang didistribusikan melalui internet menjadi pilihan yang tepat untuk menggerakkan ekonomi kreatif pada lingkup inisiasi desa wisata edukatif di Desa Sumber," kata Budi.
Sementara, warga Desa Sumber membuat film yang diadaptasi dari naskah ketoprak.
“Setelah diadakannya PKM UMY tentang pengelolaan festival dan produksi film, kami berinisiatif membuat film yang mengolaborasikan angkatan muda pencinta video dengan para sesepuh dari Sanggar Ketoprak Santiaji yang ada di desa kami. Cerita Bariem yang merupakan naskah orisinal dari para seniman ketoprak dari desa kami dipilih sebagai wujud nguri-uri kabudayan dengan cara yang lebih milenial,” kata Eko Kalisno, Sekretaris Desa Sumber.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian hari ini, Rabu 30 September 2026, turun. Cek harga jual dan buyback lengkap semua ukuran.
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
7 bahan ini sebaiknya dihindari saat membersihkan stainless steel karena bisa menyebabkan goresan, noda, kusam, hingga korosi.
KTM menolak aturan satu motor MotoGP dan memilih mendukung cost cap sebagai opsi menekan biaya tanpa mengurangi aksi balap.