Tak Sekadar Gowes, Amazing Race Ajak Peserta Kenali Sumbu Filosofi Jogja
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Video tentang bantuan hidup dasar./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Ardi Pramono, dosen Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), mengisi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan kegiatan bertema Pelatihan Pertolongan Henti Jantung pada Kader Muhammadiyah.
Pengabdian ini berlangsung di Sumberrahayu, Moyudan, Sleman, pada 1 September 2020 dan diikuti 59 kader Muhammadiyah dan Aisyiyah PRM Barepan Sumberrahayu Moyudan Sleman
“Tujuan kami adalah memberikan pengetahuan dan mampu mengenali serta melakukan pertolongan henti jantung (bantuan hidup dasar) di masyarakat sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan,” kata Ardi melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.
Lantaran adanya pandemi dan tidak memungkinkannya pengabdian offline, peneliti akhirnya memutuskan melakukan pengabdian secara offline dengan cara memberikan survei lewat Google Form yang berisi tentang pertanyaan seputar apa saja yang peserta ketahui tentang henti jantung. Selanjutnya peneliti memberikan video tentang apa saja pertolongan pertama yang bisa dilakukan saat ada kejadian henti jantung yang dialami oleh orang di sekitar kita.
“Peserta kemudian menginginkan pelatihan bantuan hidup dasar secara offline sehingga mereka lebih paham dan bisa melakukan praktik secara langsung,” kata Ardi.
Menurut dia, pengetahuan kader Muhammadiyah dan Aisyiyah di PRM Barepan Sumberrahayu Moyudan Sleman tentang henti jantung belum seragam, dan hanya sedikit yang mengetahui cara pertolongannya.
“Penelitian survei ini hanya membahas pengetahuan dasar dan keinginan masyarakat atau kader Muhammadiyah-Aisyiyah tentang pertolongan bantuan hidup dasar. Penelitian ke depan diharapkan dapat mencari metode yang paling sesuai untuk pelatihan RJP di masyarakat,” ujar dia. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.
Pemerintah menyetujui sanksi pidana bagi pemilik kendaraan ODOL. RUU LLAJ juga mengatur korporasi dan pemilik barang sebagai subjek pidana.
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.