Jogja Halal Festival 2026 Resmi Diluncurkan, Bidik Pasar Global
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Germas Hidup Sehat dengan Jamu IRPC FKIK UMY "Memelihara Kesehatan dengan Es Krim Jamu dan Menghindari Bahan Berbahaya pada Makanan Masa Pandemi COVID-19"./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Dusun Polaman adalah salah satu dusun di Desa Argorejo, Sedayu, Bantul yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi Dusun wisata, dikarenakan ada BUMDes yang mengelola usaha wisata Polaman River Tubing. Salah satu kendala dalam pengembangan menjadi dusun wisata adalah belum memiliki produk “khas” yang bisa dijadikan “cenderamata” dari Dusun Polaman tersebut.
Sebagai upaya untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka pada tanggal 31 Januari 2021 himpunan mahasiswa prodi Farmasi yang tergabung dalam Islamic Research Pharmacy Club (IRPC) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan kegiatan Germas Hidup Sehat dengan Jamu IRPC FKIK UMY “Memelihara Kesehatan dengan Es Krim Jamu dan Menghindari Bahan Berbahaya pada Makanan Masa Pandemi COVID-19”.
Kegiatan ini berupa penyuluhan dan pelatihan pembuatan Es Krim dengan bahan dasar Jamu dengan narasumber dosen prodi Farmasi FKIK UMY, apt Muhammad Fariez Kurniawan, M.Farm dengan mitra Kelompok Wanita Tani (KWT) Sedyo Rahayu di Joglo MBelik MBeji Dusun Polaman.
Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Kelompok 087 KKN IT UMY 2020/2021. Tujuan awal dilakukan kegiatan ini adalah memberikan informasi cara pengolahan sediaan jamu yang unik dan berbeda yaitu diolah menjadi sediaan es krim jamu. Pada kegiatan ini diberikan penjelasan sebelumnya berkaitan manfaat dari konsumsi jamu terutama dari jenis empon-empon yang bermanfaat untuk menjaga imunitas tubuh dalam masa pandemi COVID-19 ini dan penjelasan cara pengolahan jamu menjadi sediaan es krim.
Disampaikan juga bahwa es krim jamu yang dihasilkan memiliki citarasa yang khas yaitu memiliki rasa khas es krim namun tidak memghilangkan citarasa khas jamu yang digunakan. Tahap selanjutnya dilakukan praktik pengolahan jamu menjadi sediaan es krim, pada tahap ini dilakukan proses pembuatan es krim jamu rasa jahe dan es krim jamu rasa kencur. Peserta pelatihan ini sangat antusias dalam kegiatan ini, seperti diutarakan oleh Sumiyem selaku ketua KWT bahwa pengolahan jamu dalam bentuk es krim merupakan hal baru dan menarik bagi beliau sendiri dan juga bagi pengurus KWT.
Proses pembuatan diawali dengan demonstrasi cara pembuatan oleh mahasiswa anggota IRPC dan dipraktikkan juga secara langsung oleh anggota KWT. Hasil es krim jamu yang dibuat dikonsumsi langsung oleh seluruh peserta dan menurut penuturan peserta es krim yang dihasilkan memiliki citarasa yang unik dan khas dan bisa diterima oleh berbagai kalangan dari anak-anak, remaja, dewasa dan usia lanjut usia.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan skill kepada anggota KWT dan masyarakat Dusun Polaman pada umumnya berkaitan pengolahan jamu menjadi sediaan es krim, sehingga masyarakat khususnya anak-anak yang kurang menyukai rasa jamu akan menjadi menyukai rasa jamu jika dikemas dalam bentuk sediaan es krim. Pada akhirnya es krim jamu yang dihasilkan diharapkan dapat dikembangkan oleh KWT Sedyo Rahayu sehingga dapat menjadi produk khas Dusun Polaman sebagai dusun wisata di Desa Argorejo. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
BMKG mengimbau pengelola PLTA mengantisipasi lonjakan beban listrik selama El Nino. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncak pada Desember 2026 hingga Januari
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.