KKN UMY Berdayakan Masyarakat Godegan Manfaatkan Pekarangan

Media Digital
Media Digital Selasa, 02 Februari 2021 15:07 WIB
KKN UMY Berdayakan Masyarakat Godegan Manfaatkan Pekarangan

Ilustrasi/Pixabay

Harianjogja.com, JOGJA—Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan dengan pertanian organik.

Kegiatan ini dibimbing Bambang Eka Cahya Widodo, dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan UMY. Pelaksanaan pelatihan pemanfaatan teknologi vertikultur dengan menggunakan botol bekas air minum dalam kemasan dilaksanakan hari Minggu 19 Januari 2020 mulai pukul 09.00. Peserta yang hadir adalah anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun Godegan.

Materi pelatihan meliputi pemanfaatan pekarangan sebagai warung hidup, Metode vertikultur keunggulan dan kelemahannya, media tanam dan komposisinya, serta jenis tanaman yang dapat ditanam dengan model vertikultur. Benih yang ditanam dengan teknik budidaya vertikultur ini meliputi kangkung, pakcoi,sawi pagoda, sawi biasa, sawi hijau dan seledri.

Pelatihan kedua adalah pelatihan pemanfaatan bahan organik sisa dapur sebagai bahan kompos, untuk memenuhi kebutuhan pupuk bagi tanaman yang dibudidayakan dengan metode vertikultur. Pelatihan dilaksanakan pada 26 Januari 2020, dengan peserta yang hadir adalah anggota kelompok wanita tani Dusun Godegan. Materi pelatihan meliputi pengelolaan sampah rumah tangga, dengan prinsip reduce, reuse dan recycle. Pemanfaatan limbah organik dapur sebagai bahan baku kompos, Teknik pemanfaatan alat dekomposer untuk membuat pupuk organik sebagai penunjang program utama.

Kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan baik meskipun terkendala wabah pandemi Covid-19, mengakibatkan penyesuaian-penyesuaian dengan protokol kesehatan.

“Kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan sebagai sumber penghasilan tambahan sudah baik, pengelolaan kelompok tani juga dalam pemeliharaan tanaman sudah cukup baik, hanya saja kesadaran dalam pengelolaan limbah rumah tangga masih perlu ditingkatkan terutama dalam pemanfaatan limbah plastik yang sebenarnya masih bisa di daur ulang,” ujar Bambang. (ADV)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online