Satoria Hotel Yogyakarta Rayakan 9 Tahun Perjalanan dengan Semangat Together We 9row
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Tim KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) membantu dan mengembangkan pemasaran produk keripik pisang Ngudi Rejeki di Desa Trirenggo, Kapenawon Bantul mulai 16 Januari-16 Februari 2021.
Harianjogja.com, BANTUL—Tim KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) membantu dan mengembangkan pemasaran produk keripik pisang Ngudi Rejeki di Desa Trirenggo, Kapenawon Bantul mulai 16 Januari-16 Februari 2021. Tim melakukan branding dan memanfaatkan marketplace sehingga dapat membantu memperkenalkan produk secara luas.
“Kegiatan yang dilakukan mulai memfoto produk di rumah pemilik UMKM dengan memanfaatkan properti yang ada, mengatur pencahayaan, penataan produk dan pengambilan sudut foto yang tepat. selanjutnya dilakukan editing foto dengan menggunakan software photoshop. Hasil foto produk dilakukan editing agar terlihat lebih menarik sehingga dapat meninggalkan kesan positif bagi orang yang berkunjung ke sosial media UMKM tersebut,” kata Hanifah Rahmi Fajrin, dosen Teknologi Elektro-medis/Program Vokasi UMY yang menjadi dosen pembimbing lapangan.
Dia menjelasakan usai memfoto produk, tim mendesain ulang logo lama yang sudah ada tapi kurang menarik. Halini sesuai permintaan Mitra (UMKM). Sedangkan logo baru yang didominasi oleh warna merah dan kuning. Lalu mengganti packaging, dari semula packaging plastik menjadi berbahan aluminium.
“Penggantian logo dan packaging ini ditujukan agar konsumen tidak bosan terhadap produk lama dengan penampilan seadanya. dengan adanya logo baru dan packaging baru, menjadikan tampilan produk menjadi lebih elegan dan dapat menambah daya tarik pembeli,” kata dia
Selanjutnya tim membuat akun media sosial dan market place guna membantu kelancaran proses pemasaran UMKM keripik Pisang secara online. Adanya pemasaran secara online melalui sosial media dan market place dapat mengenalkan produk UMKM ke pasar yang lebih luas seperti masyarakat yang berada di luar Yogyakarta.
“Sosial media yang dipilih yaitu Instagram sedangkan market place yaitu shopee. Disini kita membantu membuatkan akun dan mengajarkan bagaimana cara mengelolah akun tersebut, mulai dari mengupload foto, menambah caption, membalas komentar, DM,” tandasnya.
Dia menambahkan pemasaran secara online memiliki peluang besar untuk mendapatkan pasar yang lebih luas. Para pelaku UMKM diharapkan untuk terus mengembangkan potensi marketing agar lebih menarik minat konsumen dalam membeli produk UMKM tersebut
Pemilik UMKM Keripik Pisang 3D Ngudi Rejeki Rukiyanti merespons positif kegiatan ini dan termotivasi untuk menghasilkan produk berkualitas. Bahkan, sudah mampu menjalankan akun instagram dan shopee yang dibuat. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
Indonesia unggul 6-1 atas Bangladesh di babak pertama FIFA Asean Cup 2026. Mitchell Baker mencetak empat gol untuk skuad Garuda.
Kebakaran Trans Home Sleman menewaskan diduga dua korban yang ditemukan berdekatan di lantai tiga dan dievakuasi ke RS Bhayangkara.
UMBY menyiapkan akreditasi Unggul dengan meningkatkan mutu, fasilitas, dan SDM, sekaligus mengajukan Magister Manajemen dan S-3 Psikologi.
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.