Runtuhkan Sekat Perbedaan, Kisah Biarawati Katolik Raih Magister Kebidanan di UNISA
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Implementasi Empat Pilar Ketahanan Keluarga Menghadapi Wabah Covid-19 Melalui Gerakan Eccohealth (Economic, Communication, and Healthy) di Kabupaten Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Iwan Satriawan, S.H., MCL., Ph.D., dosen Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengisi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan kegiatan bertema Implementasi Empat Pilar Ketahanan Keluarga Menghadapi Wabah Covid-19 Melalui Gerakan Eccohealth (Economic, Communication, and Healthy) di Kabupaten Sleman.
PKM berlangsung di Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Minggu, 11 April 2021, dan diikuti 30 kader Aisyiah di Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman
“Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan penerapan regulasi dan nilai-nilai tentang ketahanan keluarga pada pasangan rumah tangga, penyuluhan tentang manajemen ekonomi rumah tangga dalam memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kemampuan ketangguhan keluarga secara psikologis melalui pelatihan, dan meningkatkan kemampuan kemampuan orang tua dalam mendampingi anak-anak dalam masa pandemic Covid-19
Kegiatan dibuka oleh ketua tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Dr. Iwan Satriawan dan sambutan oleh Suyatmi, ketua Ranting Aisyiah Cangkringan, Sleman. Acara berikutnya adalah materi penyuluhan yang meliputi ketahanan keluarga dari aspek regulasi oleh Dr. Iwan Satriawan, materi ketahanan keluarga dari aspek kesehatan oleh Dr. SN. Nurul Makiyah, aspek komunikasi keluarga oleh Dr. Suciati, dan aspek pemberdayaan ekonomi oleh Dr. Rr. Sri Handari Wahyuningsih.
Ketua Ranting Aisyiah Umbulharjo, Cangkringan, Sleman mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan ketahanan keluarga di masa pandemi ini sangat bermanfaat bagi warga Ranting Aisyiah Umbulharjo yang mengalami bencana beruntun yaitu erupsi gunung merapi dan pandemi covid-19. Dengan kegiatan ini wawasan kader Aisyiah tentang ketahanan keluarga meningkat dan mereka juga mendapatkan keterampilan membuat sabun untuk pencuci piring dan cuci tangan.
“Kami berharap UMY ke depan terus bekerja sama dengan Ranting Aisyiah dalam berbagai Program Pemberdayaan Masyarakat lainnya,” kata Suyatmi.
Setelah melalui diskusi, penyuluhan, dan pelatihan tim PKM UMY menyimpulkan bahwa wawasan tentang ketahanan keluarga sangat penting bagi kader Aisyiah di tingkat Ranting Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. Apalagi di tengah masyarakat Umbulharjo menghadapi pandemi Covid-19. Tim PKM UMY merekomendasikan kepada UMY untuk menjadikan Ranting Aisyiah Umbulharjo, Cangkringan, Sleman sebagai “Ranting Aisyiah Binaan UMY” ke depan. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Suyudi Ario Seto. Simak profil dan rekam jejaknya.
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Komite MAN 2 Bantul menjelaskan soal Rp4,2 juta yang ramai di media sosial. Nominal disebut bukan tarif wajib bagi wali murid.
Capaian CKG Kulonprogo baru 119.172 dari 459.782 sasaran. Dinkes memperluas pemeriksaan hingga Kantor Pemkab Kulonprogo.