Program Makan Bergizi Gratis Dapat Rp240 Triliun pada 2027
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.
Dua andalan lini depan Italia, Ciro Immobile (kanan) dan Lorenzo Insigne./UEFA.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Italia maju ke putaran final Euro 2020 atau Piala Eropa 2020 sebagai salah satu calon kuat juara. Pasalnya, tim yang pernah sekali menggenggam Piala Eropa ini menyapu bersih kemenangan dalam 10 laga kualifikasi.
Di bawah asuhan Roberto Mancini, Gli Azzurri melalui babak kualifikasi dengan mencetak 37 gol dan hanya empat kali kebobolan. Timnas ini punya catatan mentereng, yakni tak terkalahkan dalam 27 laga terakhir.
Dengan catata itu, Pemenang Piala Dunia empat kali ini akan berupaya mengejar gelar juara keduanya di Euro, setelah pernah meraihnya pada 1968.
Dalam turnamen Piala Eropa kesembilan yang diikutinya ini, Italia tergabung di Grup A dengan Turki, Wales dan Swiss. Gli Azzuri akan memulai turnamen dengan melawan Turki, pada Sabtu (12/6/2021).
Penjaga Gawang: Gianluigi Donnarumma (Milan), Alex Meret (Naples), Salvatore Sirigu (Turin).
Bek: Francesco Acerbi (Lazio), Alessandro Bastoni (Inter), Leonardo Bonucci (Juventus), Giorgio Chiellini (Juventus), Giovanni Di Lorenzo (Naples), Emerson Palmieri (Chelsea), Alessandro Florenzi (Paris St Germain), Leonardo Spinazzola ( Roma), Rafael Toloi (Atalanta).
Gelandang: Nicolo Barella (Inter), Bryan Cristante (Roma), Jorginho (Chelsea), Manuel Locatelli (Sassuolo), Lorenzo Pellegrini (Roma), Stefano Sensi (Inter), Marco Verratti (Paris St Germain).
Penyerang: Andrea Belotti (Turin), Domenico Berardi (Sassuolo), Federico Bernardeschi (Juventus), Federico Chiesa (Juventus), Ciro Immobile (Lazio), Lorenzo Insigne (Naples), Giacomo Raspadori (Sassuolo).
Italia biasanya memakai formasi 4-3-3, mendasarkan permainan mereka pada fondasi pertahanan yang kuat. Tapi, formasi itu bukannya tanpa kualitas menyerang dan tipu muslihat. Perpaduan antara pemain muda dan pengalaman menjadi kelebihan Italia di Piala Eropa kali ini.
Mereka memiliki duet maut di lini serangnya. Kombinasi Lorenzo Insigne dari Napoli dan Ciro Immobile dari Lazio sudah membuktikan ketajamannya di Seri A Liga Italia. Keduanya telah mencetak 39 gol Serie A di antara mereka pada 2000-21.
Donnarumma; Florenzi, Bonucci, Chiellini, Emerson; Barella, Jorginho, Verratti; Chiesa, Insigne, Immobile.
Penggerak kunci di lini tengah. Jorginho membuat segalanya terus berjalan dan memungkinkan pemain seperti Marco Verratti bermain dengan lisensi yang lebih kreatif.
Pemain Chelsea beruia 29 tahun ini adalah satu dari hanya tiga pemain selama kualifikasi yang mencatatkan lebih dari 1.000 sentuhan bola. Jorginho mungkin masih mendapat kritik di Stamford Bridge, tetapi dia adalah anggota tim Mancini yang berharga dan tak tergantikan.
Pada usia 23 tahun, Federico Chiesa telah membuktikan diri sebagai salah satu pemain muda paling menarik di Italia. Ia mencetak delapan gol dan delapan assist Serie A untuk Juventus, yang meminjamnya dari Fiorentina. Pemain sayap itu bisa bersiap untuk hal-hal besar di turnamen tersebut.
Chiesa menjadi satu dari empat pemain teratas Serie A untuk soal peluang yang diciptakan (18). Visinya yang dikombinasikan dengan penyelesaian mematikan dari Ciro Immobile bisa menjadi kombinasi yang sangat efektif.
Roberto Mancini telah mengubah nasib Italia sejak mengambil pekerjaan itu pada 2018. Mantan manajer Manchester City hanya kalah dua kali dari 30 pertandingan, dengan persentase kemenangan yang mengesankan (70 persen).
Kunci dari performa Italia adalah ketahanan pertahanan. Mereka hanya kebobolan 14 gol di bawah Mancini dan tidak ada yang menunjukkan bahwa hal itu akan berubah di Euro.
Seperti yang telah dibuktikan di turnamen internasional sebelumnya, pertahanan rapat yang dikombinasikan dengan beberapa kualitas individu di depan sering menjadi katalis untuk kesuksesan. Mancini akan berharap resep itu bisa membawa Azzurri sepanjang musim panas ini.
"Turki adalah tim yang kuat, karena para pemainnya bagus secara teknis dan fisik yang kuat. Mereka telah meningkat pesat."
"Ini akan menjadi pertandingan yang sama melawan Swiss dan Wales. Grup ini cukup sulit. Anda tidak mungkin untuk menemukan tim yang lemah dalam kompetisi seperti ini."
Timnas Italia memiliki deretan bakat yang cukup untuk melaju jauh di turnamen ini. Untuk bisa mendapatkan trofi untuk pertama kalinya sejak 1968, mereka perlu meningkatkan efektivitas di depan gawang lawan. Dengan kehadiran pemenang Sepatu Emas 2020, Ciro Immobile, di jajaran pemain mereka, gelar juara sangat mungkin untuk diraih oleh Azzurri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.
Harga iPhone 18 Pro diprediksi mencapai Rp24,9 juta atau naik sekitar Rp5 juta akibat lonjakan biaya komponen memori.
Rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang tumbuh yang aman secara emosional, psikologis, dan spiritual bagi anak maupun orang tua.
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Persoalan stunting atau tengkes di Sleman dinilai tidak bisa hanya dilihat dari kondisi ekonomi keluarga.
Gempa 7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Getaran terasa hingga Lombok dan BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami.