Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Tak Remehkan Bangladesh
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Pelatih Timnas Spanyol, Luis Enrique/DNA India
Harianjogja.com, JAKARTA - Pelatih Spanyol Luis Enrique mengaku tak memiliki masalah dengan kekalahan timnya dalam semifinal Euro 2020 setelah menyerah kepada Italia dalam adu penalti. Enrique memberi selamat kepada para pemainnya atas jerih payah mereka selama turnamen ini.
Penyelesaian bagus Alvaro Morata menghidupkan asa Spanyol setelah Federico Chiesa dengan cemerlang membawa Italia memimpin pada babak kedua laga yang berlangsung di Wembley itu.
BACA JUGA : Italia Melaju ke Final Euro 2020, Menang Adu Penalti vs Spanyol 4–2
Namun, setelah kedua tim tak bisa menciptakan gol penentu kemenangan setelah perpanjangan waktu, kegagalan Morata dalam adu penalti ternyata menjadi penentu ketika tendangan penalti Jorginho memastikan tempat Azzurri dalam final Euro 2020.
"Bagi saya ini bukan malam yang menyedihkan, sama sekali tidak," kata Luis Enrique dalam konferensi pers seperti dikutip Reuters.
"Tentu saja ada kekecewaan, tapi itulah sepak bola elit. Anda harus belajar menang dan kalah."
“Kami sudah banyak berbicara mengenai bagaimana kami ingin bermain, para pemain mempercayainya dan saya hanya bisa memberikan selamat kepada mereka, saya tak punya keluhan."
"Kami sudah membuktikan kami adalah satu tim. Kini penting untuk bangkit dan kemudian kami akan bertemu lagi menjelang kualifikasi Piala Dunia."
Mantan pelatih Barcelona itu secara khusus memuji gelandang tim Catalan berusia 18 tahun, Pedri. Selama 90 menit waktu normal Pedri menuntaskan 56 operan, hanya pemain Prancis Samuel Umtiti yang lebih banyak menuntaskan umpan dengan akurasi 100% selama Euro sejak 1980.
BACA JUGA : Semifinal Euro 2020, Ini Fakta dan Statistik Spanyol vs Italia
“Tak ada pemain berusia 18 tahun yang melakukan apa yang dia sudah lakukan,\' tambah Luis Enrique.
"Penampilannya, interpretasinya tentang peran, bagaimana dia menemukan ruang kosong, kualitasnya, karakternya... Saya belum pernah menyaksikan orang melakukan apa yang dia lakukan, itu semua menentang logika," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.
Thailand lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Vietnam. Indonesia masih berebut tiket final dari Grup A.