Pemprov Jateng Perluas Program Satu OPD Satu Desa untuk Percepat Penanganan Kemiskinan
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
"Pengetahuan Undesensus Testis dan Hipospadia Terhadap Masa Depan Ingin Anak"./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Alfun Dhiya An, dosen Program Studi Kedokteran FKIK Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan berjudul “Pengetahuan Undesensus Testis dan Hipospadia Terhadap Masa Depan Ingin Anak” yang terlaksana dengan lancar walaupun ada kendala ketika masa pandemi Covid-19.
Pengabdian Masyarakat dilaksanakan melalui kerjasama dengan RS AMC Muhammadiyah Yogyakarta. Pasien yang diikutsertakan dalam penelitian ini yaitu pasien laki-laki yang melakukan pemeriksaan dari bulan Juli hingga Desember 2021.
Penelitian diikuti oleh total 80 pria dengan kriptorkismus bilateral dan unilateral, serta 40 pria normal tanpa kriptorkismus dengan rincian yaitu 40 pria dalam kelompok kriptorkismus bilateral, 40 pria lainnya pada kelompok kriptorkismus unilateral, serta 40 pria normal tanpa kriptorkismus
“Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengaruh pengetahuan undesensus testis terhadap masa depan ingin anak pada pasien pria baik pria normal tanpa kriptokismus maupun pria dengan kriptorkismus unilateral atau bilateral,” kata Alfun Dhiya An.
Pengabdian Masyarakat sudah dilaksanakan melalui pasien di laki-laki di RS Muhammadiyah AMC Yogyakarta. Data yang didapat menunjukkan bahwa lebih dari separuh laki-laki dalam kelompok kriptorkismus bilateral dan unilateral serta laki-laki normal tanpa kriptorkismus telah berusaha untuk menjadi ayah seorang anak dengan teknologi reproduksi yang dibantu (ART) yaitu, inseminasi intrauterin (IUI) dan inseminasi in vitro (IVF). Paternitas ditentukan oleh keberhasilan kelahiran setidaknya satu anak.
Kegiatan ini memiliki manfaat untuk dapat mengetahui pengaruh pengetahuan undesensus testis terhadap masa depan anak sehingga dapat membantu pria dengan infertilitas untuk mendapatkan anak. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.